Expos55.com  AMUNTAI – Selama dua minggu terakhir Pemerintah Daerah melalui DInas Perhubungan Hulu Sungai Utara (HSU) memasang papan peringatan agar angkutan bermuatan tidak masuk ke area kota Amuntai.

Setelah dua minggu dipasang kini muatan yang memasuki kota Amuntai memang sudah tak dilihat warga lagi.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Paliwara Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten HSU Ilhamsyah Nor mengatakan beberapa bulan sebelum adanya peringatan dan perhatian menganai adanya angkutan berat yang melewati kota Amuntai hampir setiap malam atau pagi warga merasakan adanya getaran saat angkutan berat melintas.

“Subuh biasanya ada lewat, saat melewati jembatan Paliwara suara dan getarannya itu bisa sampai terasa dirumah,” ujarnya.

Pihaknya khawatir karena pemukiman warga yang berada di pinggiran sungai bisa merusak daratan yang ada dipinggir sungai. Tanah dipinggir sungai memang rawan longsor jika terus terusan terkena beban yang sangat berat.

Ilham menambahkan sebelumnya juga pernah terjadi kerusakan pada beberapa [bagian jalan, meskipun telah dilakukan perbaikan namun hanya perbaikan sementara dan kondisi jalan kembali bergelombang.

“Kami berharap angkutanberat tidak lagi masuk ke sekitar kota Amuntai, apalagi melewati jembatan Paliwara yang merupakan salah satu ikon daerah,” ujarnya.
(Bpost)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here