Expos55.com  Palangka Raya – Adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang dibarengi dengan pemulihan ekonomi telah dijalankan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya.
Hampir semua bidang usaha ekonomi termasuk pada usaha jasa transportasi sudah mulai bergerak. Hanya saja, di tengah berjalannya adaptasi kebiasaan baru itu semua pelaku atau penggiat usaha tersebut diminta untuk taat menjalankan protokol kesehatan.

“Khusus untuk pengelola jasa transportasi baik darat, sungai hingga udara, agar peduli dengan upaya pemerintah yang saat ini tengah melakukan upaya pencegahan covid-19,”ungkap Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin.

Menurutnya kerjasama, kepedulian dan pemahaman yang sama diperlukan, ketika adaptasi kebiasaan baru tengah di jalankan.

“Komimen yang bisa dilakukan oleh pelaku usaha adalah bagaimana protokol kesehatan benar-benar digerakan atau dijalankan,”tukas Fairid, Minggu (20/9/2020).

Disisi lain sambung dia, semua pelaku usaha, utamanya yang bergerak dibidang jasa transportasi harus maksimal membantu pemerintah dalam menegakan protokol kesehatan.

Terlebih sejauh ini, bidang jasa transportasi kerap mendapat perhatian. Mengingat pada usaha jasa ini sangat rentan menjadi sumber munculnya penyebaran pandemi covid-19.

“Nah, maka itulah para pengelola jasa transportasi harus membantu. Terutama mengingatkan para penumpang dari luar daerah agar memakai masker saat memasuki Kota Palangka Raya,”harapnya.

Diungkapkan Fairid, mengapa bidang jasa transportasi harus dingatkan tentang pentingnya protokol kesehatan, sebab pada saat penegakan perwali, tidak sedikit warga pendatang yang kedapatan tidak memakai masker.

“Saya ada turun kelapangan ikut kegiatan penegakan perwali. Ketika itu ada warga kedapatan tak pakai masker. Pelanggar itu mengaku tidak tahu ada aturan yang mewajibkan orang pakai masker sebab ia baru datang dari luar daerah,”beber Fairid. (MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here