Palangka Raya Expos55.com  Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Fairid Naparin mengatakan, jumlah warga yang dinyatakan positif COVID-19 di kota setempat terus menurun.

“Terhitung selama empat hari terakhir jumlah warga kita yang masih positif  corona terus menurun. Pada 23 Maret lalu tercatat 790 warga dan pada 26 Maret kemarin menjadi 654 warga yang dirawat,” kata Fairid di Palangka Raya, Minggu.

Warga di “Kota Cantik” diminta selalu waspada terhadap potensi penyebaran COVID-19 meski tingkat kesembuhan pasien saat ini tinggi. Masyarakat pun diminta menaati aturan yang ada dan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

Berdasar data yang dirilis Satgas Penanganan COVID-19 Kota Palangka Raya, sampai Sabtu (26/3), tercatat total kasus Corona di kota setempat sebanyak 17.517 pasien. Dari jumlah itu, sebanyak 16.335 orang yang dinyatakan sembuh. Artinya tingkat kesembuhan warga kita dari paparan virus Corona mencapai 93,25 persen.

Satgas juga mencatat, saat ini masih ada 531 orang menjalani isolasi mandiri dan 123 sisanya menjalani perawatan di rumah sakit karena bergejala berat atau disertai komorbid. Selain itu, 528 pasien Corona di kota setempat dinyatakan meninggal dunia.

Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui tim gugus tugas terus melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, deteksi dini, pengamanan hingga penanganan kasus.

Bagi masyarakat atau pengusaha yang terbukti melanggar protokol kesehatan, petugas menerapkan sanksi seperti teguran lisan, teguran tertulis, sanksi sosial dan sanksi denda.

Dalam rangka meminimalkan penyebaran virus di kalangan siswa sekolah, Pemkot Palangka Raya melalui Dinas Pendidikan juga menghentikan pelaksanaan pendidikan tatap muka di wilayah kelurahan yang masuk zona merah.

Pengecualian diberikan bagi siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN). Para siswa itu tetap dapat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka terbatas. Hal itu dilakukan dalam rangka persiapan menghadapi ujian bagi kelas VI dan IX maka perlu adanya bimbingan belajar yang lebih intensif.

Pemerintah bersama berbagai pihak terkait pun menggencarkan vaksinasi sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh menghadapi paparan virus tersebut.

Pemerintah Palangka Raya melalui Satgas akan menegakkan peraturan penerapan protokol kesehatan secara tegas. Siapapun yang terbukti melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
(ant/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here