Palangka Raya Expos55.com  Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Fairid Naparin mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto mengunjungi korban banjir di posko pengungsian di kota setempat.

“Pagi ini saya bersama pak Wali Kota beserta pemerintah provinsi, BPBD, TNI, Polri memantau kondisi pengungsian. Selain melihat kondisi masyarakat juga untuk memastikan sarana dan prasarana di posko pengungsian lengkap,” kata Suharyanto di Palangka Raya, Minggu.

Didampingi Wali Kota Palangka Raya, Kepala BNPB mantau posko pengungsian di Jalan Arut, GOR KONI dan posko di Pasar Kahayan. Pada kesempatan itu, Suharyanto juga berdialog dengan para pengungsi.

Dia menyebut penanganan korban banjir di “Kota Cantik” yang dilakukan pemerintah setempat didukung para relawan sangat baik.

“Kita lihat kebutuhan pangan pengungsi terpenuhi. Makanan yang dibagikan juga baru. Untuk kebutuhan logistik dan sandang juga aman,” katanya.

Dia menambahkan, saat ini banjir di “Kota Cantik” mulai surut, namun ribuan rumah yang terendam banjir. Masyarakat pun diminta tetap waspada terhadap potensi kenaikan air.

Suharyanto mengatakan, jika sepekan ke depan tidak ada hujan di Palangka Raya dan di wilayah hulu sungai, maka banjir akan surut.

“Yang perlu dilaksanakan adalah antisipasi ke depan. Dari dialog, penyebab banjir seperti curah hujan, para korban juga tinggal di daerah rendah yang sejajar sungai dan juga ada kemungkinan kerusakan lingkungan di hulu,” katanya.

Meski demikian, lanjut dia, dugaan kerusakan lingkungan perlu dilakukan kajian mendalam oleh pemerintah secara komprehensif dan mendalam.

“Kami dari BNPB juga akan turunkan tim untuk mengetahui secara pasti penyebabnya. Jika sudah maka akan dijadikan rekomendasi penanganan dan solusi jangka panjang,” katanya.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin usai mendampingi Kepala BNPB berharap pemerintah pusat dapat membantu penanganan banjir kiriman luapan air sungai di kota setempat.

“Dengan kedatangan bapak Kepala BNPB kita berharap ada langkah komprehensif dalam penanganan jangka panjang sehingga bencana banjir tak terjadi lagi di masa mendatang,” katanya.
(antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here