Palangka Raya Expos55.com Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tunjangan Profesi Guru (TPG) Guru PNS Pendidikan Agama Islam (PAI), Kepala Kanwil Kemenag Prov. Kalteng H. Noor Fahmi berharap TPG yang dibayarkan kepada guru PAI dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru agama merupakan program afirmasi Kementerian Agama,” kata Kakanwil di Hotel Melia Jalan Yos Sudarso Palangka Raya, Kamis (21/04/22).

Sebagaimana Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, tunjangan profesi adalah tunjangan yang diberikan kepada guru yang memiliki sertifikat pendidik sebagai penghargaan atas profesionalitasnya.

“Tunjangan sertifikasi diberikan kepada guru yang telah mengikuti pendidikan profesi guru dan telah mengikuti Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan,” ucapnya.

Tunjangan sertifkasi tersebut kata kakanwil sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi serta untuk mendorong peningkatan mutu kualitas pengajaran oleh guru. Karena guru merupakan komponen penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Melalui Rakor ini diharapkan akan menghimpun problem kendala yang terjadi di daerah, untuk kemudian dipecahkan bersama-sama, idcarikan solusinya, guna perbaikan proses pencairan TPG kedepannya.

Karena itu untuk memudahkan proses pencairan, para guru PNS PAI diminta untuk melengkapi persayaratan dokumen yang diminta sesuai peraturan yang berlaku.

Kakanwil juga berharap TPG untuk bulan April 2022 bisa dibayarkan sebelum lebaran. “Mohon semua pihak terkait terutama para operator menindaklanjuti ini dengan bekerja cerdas, tuntas, ikhlas dalm mencairkan hak para guru PAI PNS itu,” pintanya.

“Semoga dengan peningkatan kesejahteraan ini, berbanding dengan peningkatan kompetensi dan kualitas pembelajaran PAI di sekolah-sekolah baik kognitif maupun afektifnya,” harapnya.

Diantaranya terang kakanwil, guru PAI harus beradaptasi di era digital. Belajar memanfaatkan perangkat digital dalam mendukung pembelajaran PAI. Kemudian bisa bermitra dengan lembaga agama seperti MUI dalam mendukung program pemberantasan buta aksara Alquran. Dan berupaya meningkatkan sarana prasana pendukng pembelajaran PAI seperti buku-buku agama, perlengkapan salat, dan lain-lain.

Sementara Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (Papkis) H. Ahmadi mengungkapkan di Kalteng ada 183 guru PNS PAI yang berhak mendapatkan TPG. Melalui Rakor ini diharap akan ada masukan atas proses pencairan TPG serta untuk menyamakan persepsi komitmen bersama para guru PNS PAI agar pelaksaan TPG berjalan lancar, cepat, tepat, benar, dan terhindar dari penyelahgunaan.

TPG ini menurutnya sebagai upaya untuk menjamin mutu dan pengembangan profesi guru yang tentunya harus mengacu pada juknis, kelengkapan persyaratan pencairan yang sesuai regulasi dan akuntabel. “Berkas lengkap, TPG dibayarkan,” tandasnya.
(Mul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here