Palangka Raya Expos55.com Diduga terlibat penyalahgunaan narkotika, seorang oknum polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) dan bertugas di Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Tengah, diberhentikan dengan tidak hormat.

Siapa pun personel polisi yang menyalahgunakan narkoba akan ditindak tegas, kata Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto melalui Kabid Humas Kombes Pol Kismanto Eko Saputra di Palangka Raya, Kamis.

“Pimpinan tidak akan pandang bulu menindak tegas, bahkan memberikan sanksi hukuman pemecatan terhadap personel yang terlibat narkoba itu,” tambahnya.

Sejak awal tahun 2022 hingga saat ini, jajaran Polda Kalteng baru satu memecat personelnya yang sudah tidak bisa dibina lagi. Namun, tidak menutup kemungkinan, ada beberapa personel yang saat ini juga masih menjalani hukuman sanksi dari provos Polda setempat.

Hal ini dilakukan tentunya sebagai peringatan terhadap personel lainnya, bahwa jangan sampai berani bermain-main atau menyalahgunakan narkoba yang saat ini menjadi musuh yang sulit untuk diberantas.

“Ini adalah salah satu warning atau peringatan bagi personel yang berani menyalahgunakan narkoba. Semoga dengan ada nya hal ini tidak, tindakan tersebut tidak terulang ke personel lainnya,” ungkapnya.

Dalam prosesi pemecatan terhadap oknum AKP Gusnarwardy dilaksanakan di Lapangan Barigas Mapolda Kalteng, dan dipimpin langsung oleh  orang nomor satu di lingkup Polda setempat. Hanya dalam prosesi itu, oknum perwira tersebut tidak dihadirkan. Kapolda saat itu hanya memberi tanda silang pada foto yang bersangkutan.

“Ini adalah bentuk tegas dari pimpinan sesuai dengan janjinya yakni anggota tidak boleh menyalahgunakan narkoba,” demikian perwira berpangkat melati tiga itu.
(ant/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here