Expos55.com Palangka Raya-Sosialisasi Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) Kota Palangka Raya, yang difasilitasi oleh Badan Restorasi Gambut Daerah  serta DLH Provinsi Kalteng, dibuka oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, melalui Sekretaris DLH Kota Palangka Raya Jum,at (17/9/ 2021) di Kantor Dinas Lingkungan hidup kota Palangka Raya.

Sambutan Kepala Dinas LH Kota Palangka Raya melalui Sekretaris Kota Palangka Raya, Yuseran menyampaikan bahwa  Pengelolaan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG)adalah sebuah dokumen perencanaan tertulis yang memuat potensi, masalah Ekosistem Gambut, serta upaya perlindungan dan pengelolaannya dalam kurun waktu tertentu” ucapnya.

(RPPEG) merupakan upaya corrective action dalam pengelolaan ekosistem gambut. Indonesia pernah mengalami kebakaran hutan dan lahan gambut pada tahun 2015 lalu yang mencapai 2,6 juta hektar. Hal ini merupakan bukti dari salah urusnya pengelolaan ekosistem gambut, pembukaan lahan gambut secara masif disertai pembuatan saluran drainase menyebabkan lahan gambut menjadi kering dan mudah terbakar, tambahnya.

Untuk itu dengan adanya RPPEG diharapkan mampu mencegah terjadinya kerusakan ekosistem gambut melalui tata kelola ekosistem gambut yang baik.

RPPEG mengarahkan agar perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut dilakukan secara sistematis, harmonis, dan sinergis dengan berbagai perencanaan pembangunan lainnya, seperti Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Rencana Kehutanan Tingkat Nasional (RKTN), dan rencana strategis atau sektoral lainnya, baik di level pusat maupun daerah, tutupnya (MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here