Expos55.com Palangka Raya – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Achmad Fauliansyah mengatakan, salah satu upaya pihaknya dalam pengurangan risiko atau mitigasi sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas diterapkan, yakni dengan melakukan uji coba/simulasi PTM bagi sekolah-sekolah.

Uji coba PTM terbatas itu mengacu pada keputusan Wali Kota Palangka Raya nomor 188.45/168/2021 tentang panduan penyelenggaraan PTM terbatas tahun ajaran 2021/2022, pada jenjang TK, SD dan SMP di masa pandemi Covid-19.

Melalui uji coba PTM tersebut kata Fauliansyah, maka pihaknya akan mudah memonitoring dengan ketat, sesuai ketentuan yang ada. Seperti memastikan apakah setiap satuan pendidikan sudah memenuhi daftar periksa, serta melaporkan dapodiknya.

“Dapodik ini tentu berkaitan dengan data, seperti kesiapan sarana prasarana sekolah, kesiapan siswa dan tenaga pendidik (tendik) atau guru,”ungkapnya, Selasa (28/9/2021).

Harus disadari lanjut Fauliansyah, sebelum memutuskan penerapanan PTM bisa dilaksanakan, maka harus mengedepankan kesiapan matang. Termasuk kesiapan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Sejatinya ungkap dia, Kota Palangka Raya sudah sangat siap untuk melaksanakan PTM terbatas tersebut. Bahkan Disdik Kota Palangka Raya juga secara intens berkoordinasi dengan Disdik Provinsi Kalteng. Terutama terkait kesiapan PTM untuk jenjang SMA/SMK/SLB.

“Kepala Disdik Kalteng telah mengeluarkan surat edaran nomor 421/3121/Disdik/IX/2021, tentang persiapan PTM terbatas serentak untuk
SMA/SMK/SLB se Kalteng,”tambahnya.

Adapun ditanya, apabila PTM terbatas jadi diterapkan namun tiba-tiba menimbulkan klaster positif Covid-19, maka ungkap Fauliansyah pelaksanaan PTM sekolah tersebut harus dihentikan, atau ditutup sementara sampai dengan situasi aman.

“Seperti pesan Mendikbudristek, apabila ada laporan dari sekolah penularan Covid-19 saat PTM, maka sekolah tersebut ditutup sementara, sampai situasi aman. Sedangkan sekolah yang tidak ada laporan, maka PTM terbatasnya tetap berjalan,”tukasnya.

Selebihnya Fauliansyah berharap agar hasil uji coba PTM yang dilaksanakan sekolah-sekolah di Kota Palangka Raya, dapat berjalan dengan baik. “Kita berdoa agar semua ujicoba atau simulasi ini dapat berjalan sesuai harapan, sehingga peserta didik dapat segera melaksanakan PTM,” tutupnya. (MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here