Paringin, expos55.com Sekretariat Satgas Covid-19 dalam hal ini BPBD Kabupaten Balangan, melakukan rapat koordinasi dan konsolidasi untuk penajaman peran serta fungsi dari Satgas Covid-19 Kabupaten Balangan. Bertempat di Ruang Rapat Diskominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Balangan, Minggu (29/8/2021).

Rapat dilakukan mengingat Kabupaten Balangan yang saat ini masih berada di PPKM level tiga.

Oleh karenanya dalam rapat ini Satgas Covid-19 tengah menyusun rencana untuk menyamakan persepsi dan langkah lainnya guna menahan laju perkembangan kasus demi menurunkan level PPKM di Balangan.

Sekretaris BPBD Kabupaten Balangan, H. Rahmi saat rapat menyampaikan selama ini Satgas hanya berjalan secara parsial saja.

Maka dari itu dibentuklah posko terpadu berkenaan dengan pusat informasi, data, dan pengendalian operasi penanganan Covid-19.

Dikatakan H. Rahmi posko terpadu inilah yang nantinya digunakan sebagai induk dari gerak Satgas, ditempatkan secara strategis, bisa terpublikasi dan tersosialisasi ke masyarakat.

sehingga posko tersebut menjadi simbol gerakan dan kesadaran bersama untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Balangan.

“Direncanakan nanti opsinya bisa terlihat dari sisi jalan dan pilihan tempat sementara di depan Kantor Dinas Kominfo, tetapi hal ini akan terus kami koordinasikan dan komunikasikan dengan ketua Satgas apakah opsi ini bisa disetujui,” jelas dia.

Disamping itu, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Balangan, M. Noor mengatakan sesuai arahan Bupati yang menginginkan adanya penurunan level PPKM di Balangan.

Menanggapi hal itu, ia meminta perlu adanya optimalisasi 3T (Tracing, Testing, Treatment) dan vaksinasi, yang harus benar-benar dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Tentunya dalam hal ini Dinas Kominfo akan berupaya lebih untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar lebih mematuhi protokol kesehatan. Kemudian terkait vaksinasi agar masyarakat tahu waktu penjadwalan bagi yang ingin mendapat vaksin,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Balangan, Ahmad Sauki, menambahkan kiat dalam menurunkan level PPKM ini harus adanya penegakan promosi kesehatan yang lebih intensif, memaksimalkan cakupan dari vaksinasi, dan upaya penegakan diagnosa melalui 3T tersebut.

“Kami berharap dari dukungan semua masyarakat agar lebih patuh dalam menegakkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan, dan mengurangi aktifitas di luar rumah,” imbaunya.

 

MC Balangan/Nanda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here