Tamiang Layang Expos55.com Ketua Satuam Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Barito Timur Kalimantan Tengah, Ampera AY Mebas meminta seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan dan jangan sampai lengah.

“Ini menyikapi perkembangan COVID-19 skala nasional yang terus meningkat angka penularannya pasca libur lebaran tahun 2021,” kata Ampera saat memimpin rapat koordinasi penanggulangan COVID-19 secara virtual di Tamiang Layang, Rabu.

Menurutnya, perkembangan penularan COVID-19 di Pulau Jawa saat ini sangat mengkhawatirkan. Kondisi itu diperparah lagi dengan ditemukan adanya virus COVID-19 varian baru yang lebih ganas.

Untuk itu, kata dia, satgas kabupaten, kecamatan, kelurahan dan desa juga harus siap-siap mengantisipasi ini. Semua pihak harus menyikapi dengan baik untuk menghadapi keadaan ini supaya hal tersebut tidak sampai terjadi di Kabupaten Bartim.

“Saya minta seluruh satgas kabupaten, kecamatan desa dan kelurahan lebih tegas memperketat peraturan dan proteksi wilayah masing-masing dari potensi penyebaran COVID-19 sesuai aturan yang sudah dikeluarkan,” kata Ampera.

Menurutnya, aturan terkait penanganan COVID-19 sudah ada dan jelas, seperti peraturan bupati, edaran Mendagri, gubernur maupun peraturan pemerintah lainnya. Kini tinggal bagaimana melaksanakannya dengan tegas sehingga gelombang penyebaran COVID-19 bisa dicegah sehingga tidak masuk ke Kabupaten Bartim.

Seluruh jajaran Satgas Penanganan COVID-19 juga selalu mensosialisasikan dan menerapkan protokol kesehatan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas.

“Dan yang terpenting juga pengawasan lebih ketat lagi pada kegiatan-kegiatan masyarakat yang mengumpulkan orang banyak yang memiliki potensi tinggi menyebabkan penularan serta aparat pemerintah dapat memberi contoh untuk menyadarkan masyarakat untuk mencegah penularan,” kata Ampera.

Pemkab Bartim serius dan sungguh-sungguh dalam penanganan COVID-19 di daerah ini, seperti dengan menyalurkan dana penanganan COVID-19 ke kecamatan-kecamatan dan desa, mendorong dinas terkait untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi, menjamin ketersediaan vaksin, menjaga ketersediaan obat-obatan, ketersediaan tabung oksigen dan bahan swab antigen.

(antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here