Palangka Raya Expos55.com Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) jatuh setiap tanggal 9 Desember 2021, Untuk memperingatinya pemerintah Kota Palangka Raya menggelar Apel Gabungan di Halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Senin (06/12/2021).

Adapun peringatan Harkodia kali ini mengangkat tema “Satu Padu Bangun budaya Antikorupsi”. yang mana Peringatan Hakordia sebagai dukungan dan perkembangan atas peran serta pemberantasan korupsi yang sudah dilakukan oleh kementerian/lembaga, pemerintah daerah, sektor usaha, termasuk masyarakat sipil.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyebutkan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang harus dihadapi dengan cara yang luar biasa dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Untuk mencegah korupsi peran serta seluruh elemen masyarakat sangat kita butuhkan. Dalam mencegah korupsi itu sendiri kita harus membentuk suatu budaya yaitu Budaya Antikorupsi,” ucap Wali Kota Palangka Raya.

Dikatakannya, budaya antikorupsi harus dibangun melalui pemahaman dan penghayatan yang utuh terhadap Pancasila serta benar-benar tertanam dalam diri kita. Apabila hal tersebut sudah kita laksanakan, maka niscaya tindak korupsi tidak akan terjadi.

Selain itu, dalam mencegah tindak korupsi sudah pemerintah membuat sudah banyak Undang-undang dan untuk pembangunan struktur hukum kita sudah banyak membuat lembaga seperti membentuk KPK, KY, MK, PPATK, dan lain-lain. Namun hal tersebut tidaklah cukup dan masih saja ada terjadi korupsi.

“Dalam mengatasi tindak korupsi tidak salah satu yang dibutuhkan dalam mencegah terjadinya korupsi ialah dengan membentuk kesadaran dan membentuk budaya Antikorupsi sejak dini serta mentaati hukum serta berpegang teguh pada ajaran agama masing-masing yang melarang orang korupsi,” jelasnya.

Fairid berharap dengan diperingatinya hari Harkodia tersebut dapat membentuk budaya Antikorupsi yang mana hal tersebut dapat menekan terjadinya tindak pidana korupsi itu sendiri.

“Semoga dengan diperingatinya Harkodia ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua agar terhindar dari tindakan korupsi yang dapat merusak pembangunan sosial dan ekonomi di seluruh dunia,” tutupnya.(MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here