Kalsel Expos55.com Menjadi salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) unggulan binaan Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan (Kalsel), pemilik usaha olahan tomat berlabel “KATUJU” terus berupaya memasarkan produk, baik melalui pasar tradisional, ritel modern, dan juga online dengan memanfaatkan marketplace dan media sosial.

“Jadi, kami terus memasarkan produk olahan di pasar tradisional wilayah Banjarbaru, Banjarmasin, ritel modern, toko oleh-oleh, marketplace,media sosial rumah_kreasi_tomat, pameran, dan bazar,” kata Dhianita Prawitri, selaku pemilik usaha olahan tomat “KATUJU, di Banjarbaru, Senin (16/8/2021).

Memulai usaha sejak Desember 2017, usaha olahan tomat “KATUJU” telah menghasilkan berbagai produk seperti manisan, sirup, permen, dan saus. Sebelum pandemi COVID-19, usaha tersebut mampu meraup omset hingga Rp10 juta per bulan.

“Ketika pandemi COVID-19, omset penjualan kami mengalami penurunan hingga 50 persen,” ujar Dhianita.

Namun demikian, Dhianita terus berupaya agar usaha yang telah dijalani hampir empat tahun itu tetap bertahan. Ia pun mengakui banyak mendapat bantuan dari pemerintah, sehingga usahanya bisa berjalan hingga saat ini.

“Jadi, kami telah mendapatkan bantuan berupa fasilitas perijinan UMKM seperti PIRT, IUMK, NIB,HALAL dan HAKI) oleh Dinkop Banjarbaru dan Pemprov Kalsel, permodalan dana hibah wirausaha pemula dari Kementrian Koperasi dan Naker, pelatihan pembuatan kemasan dari Kementrian Perindustrian, mengikuti pameran dan pelatihan serta promosi oleh Dinas Perdagangan Kalsel dan Kominfo,” kata Dhianita.

Dia pun berharap, pemerintah terus melakukan pembinaan dan mendukung keberlangsungan UMKM lokal, sehingga berdampak positif terhadap perekonomian.

“Dengan adanya peran pemerintah membuat pemasaran produk semakin luas, pameran dan pelatihan dari pemerintah semakin banyak sesuai dengan kebutuhan UMKM,” kata Dhianita.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, mengatakan pihaknya akan menyeleksi UMKM lokal untuk mengikuti ajang Trade Expo Indonesia (TEI) berskala internasional yang dilaksanakan secara virtual, yang bisa sekaligus membantu memperluas pangsa pasar. Tentunya, UMKM olahan tomat “KATUJU” pun berpeluang untuk mewakili Kalsel.

“Tentunya yang diikutkan dalam dalam pameran internasional ini adalah produk UMKM yang berkualitas ekspor,” kata Birhasani beberapa waktu lalu.
(MC Kalsel/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here