Expos55.com Palangka Raya – Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya Alman P Pakpahan, menyampaikan Pos penyekatan aktivitas pengawasan dan pemeriksaan arus masuk orang maupun tranfortasi angkutan barang dan penumpang, di jalaur perbatasan wilayah Kota Palangka Raya – Pulang Pisau, resmi dihentikan.

“Sesuai instruksi Wali Kota, pos lintas batas kami hentikan, sejak 9 September. Jadi tidak ada lagi penjagaan di pos penyekatan Pahandut seberang maupun di perbatasan Pulang Pisau–Palangka Raya,” ucapnya,Minggu (12/9/2021).

Adapun selama penerapan pos lintas batas (Libas), maka khusus di Pos Taruna (Perbatasan Palangka Raya-Pulpis), jumlah pemeriksaan mobil 24,989 unit, sepeda motor 13,137 unit, truk 81 unit. Jumlah orang tidak menggunakan masker 61 orang, dan jumlah kendaraan putar balik 1,604 unit.

“Total Kendaraan yang diperiksa 38,126 unit sementara persentase total kndaraan memenuhi syarat dapat lewat 36,522 atau 95.8 persen. Kendaraan tidak memenuhi syarat putar balik 1,604 atau 4.2 persen,”sebutnya.

Selanjutnya di Pos Tumbang Rungan atau wilayah Pahandut seberang, jumlah pemeriksaan mobil 6,789 unit, sepeda motor 5,388 unit, Truk 118 unit, jumlah orang tidak menggunakan masker 25 orang, jumlah kendaraan putar balik 469 unit.

“Total kendaraan yang diperiksa 6,000 unit. Persentase total kendaraan memenuhi syarat dapat lewat 5,531 atau 92.2 persen dan kendaraan tidak memenuhi syarat putar balik 469 unit, atau 7.8 persen,”bebernya.

Alman menambahkan, selama kegiatan itu berhasil beberapa kali mengamankan pengemudi mobil membawa suket PCR atau antigen palsu, dan kini sudah ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.

“Terima kasih kepada rekan-rekan yang bertugas.Selanjutnya, Tim Dishub bersama Polda maupun Polresta Palangka Raya akan melakukan penebalan penegakan justice di dalam Kota Palangka Raya,”pungkasnya. (MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here