Muara Teweh Expos55.com Politeknik Muara Teweh (Polimat) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, dan Padang Karunia Grup (PKG) menandatangani  nota kesepakatan (MoU) untuk membantu masyarakat sekitar perusahaan melanjutkan pendidikan dengan Program Satu Desa Satu Sarjana.

Penandatangan tersebut dilakukan Direktur Politeknik Muara Teweh, Noor Ideal dan Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Hamparan Mulya, AM Harjanto K di kampus Polimat di Jalan Negara Km 8 Muara Teweh, Senin.

Direktur Politeknik Muara Teweh Noor Ideal mengungkapkan rasa bangga kepada perusahaan pertambangan batu bara ini. Karena menitipkan anak-anak sekitar perusahaan untuk menempuh pendidikan di Polimat.

“Baru kali ini dan satu-satunya perusahaan yang memperhatikan pendidikan masyarakat sekitarnya. Mudah-mudahan ini awal untuk membuka mata kita semua, ternyata PT Hamparan Mulya membantu masyarakat kita,” kata Noor Ideal didampingi Pelaksana Harian Yayasan Panglima Batur Muara Teweh Chandrayanto, Wakil Direktur Ilhan dan Juli Chandra.

Apalagi, kata dia, masyarakat saat ini mengalami kesulitan membiayai pendidikan sampai sarjana. Karena itu, pihaknya berterimakasih atas berjalannya program satu desa satu sarjana yang dilaksanakan PKG. Dia pun mengingatkan, mahasiswa yang mulai berkuliah untuk lulus tepat waktu.

“Masa kuliah D3 adalah tiga tahun, mudahan tidak ada kendala,” ucapnya dihadapan tiga ketua program studi dan mahasiswa yang dibiayai PKG. Noor Ideal menambahkan, Tri Dharma Perguruan Tinggi meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Da mengatakan kaitannya dengan pendidikan, PKG bisa juga menunjuk perwakilan untuk mengajar sebagai dosen tamu di Polimat. Kemudian untuk penelitian dan pengabdian, mahasiswa semester akhir dapat diperkenankan melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) selama 2,5 bulan di perusahaan.

Pada kesempatan itu, KTT PT HM, AM Harjanto menyampaikan, pihaknya ingin berpartisipasi dalam program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Sebenarnya ada delapan pilar, nomor satunya pendidikan.

“Kita punya tujuan yang sama dalam pembinaan desa dan masyarakat,” jelas Harjanto yang hadir didampingi CSR PKG, Ari Wibowo dan Ansorie Pariadie.

Ari menambahkan perusahaan mempunyai kewajiban kepada masyarakat. Tidak hanya di bidang pendidikan, namun bidang lainnya juga. Selama ini PKG menjalin kerjasama dengan dinas teknis, karena kemampuan perusahaan terbatas.

“Mudah-mudahan kami bisa mengandeng Politeknik Muara Teweh di bidang lainnya,” ucapnya.

Politeknik Muara Teweh memiliki program studi  meliputi Manajemen Informatika, Teknik Pertambangan dan Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan.
(antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here