Palangka Raya Expos55.com Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalimantan Tengah berencana menurunkan tim untuk mengecek dugaan pembalakan liar hutan yang terjadi di sejumlah lokasi.

“Saya juga akan menyampaikan ke polres-polres jajaran, apabila ada terjadi pembalakan liar di wilayah hukum mereka maka wajib ditindak tegas,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalteng Kombes Pol Bonny Djianto di Palangka Raya, Senin.

Bonny tidak menyebut lokasi-lokasi yang sedang menjadi perhatian mereka terkait dugaan pembalakan liar. Namun dia meyakinkan bahwa saat ini penelusuran informasi masih dilakukan sebagai bahan sebelum tim turun ke lapangan.

Dia mengingatkan agar seluruh Polres untuk mencegah dan menangani pembalakan hutan. Selain tim dari Ditkrimsus Polda Kalteng, jajaran Polres juga harus mengawasi secara ketat untuk mencegah penebangan liar tersebut.

Terkait informasi gundulnya hutan di provinsi ini akibat pembalakan liar, pihaknya juga akan terus melakukan pengecekan.

“Kalau gundulnya hutan itu akibat adanya aktivitas oknum, kami akan melakukan pengecekan bagaimana aturan main atau legalitas perusahaan tersebut,” bebernya.

Sementara itu terkait kasus yang viral di media sosial yakni sebuah truk pengangkut kayu menabrak jembatan di Kabupaten Barito Utara, Bonny menyebutkan kejadian itu sudah dilakukan pengecekan.

Kayu yang diangkut semuanya memiliki surat menyurat atau dokumen lengkap. Kalau ada kerusakan pada jembatan akibat kejadian itu, pihak perusahaan atau pemilik kayu tersebut segera memperbaikinya.

“Informasinya truk pengangkut pembawa kayu yang menabrak jembatan di Kabupaten Barito Utara lengkap dokumennya. Sedangkan kalau ada kerusakan maka kami minta mereka segera memperbaikinya,” ungkapnya.

Perwira berpangkat melati tiga itu juga menambahkan, pihaknya tidak akan pandang bulu dalam menerapkan aturan hukum, khususnya dalam kasus pembalakan liar yang terjadi di wilayah hukumnya.

“Kami akan tindak tegas pelaku pembalakan liar yang terjadi di wilayah hukum Polda Kalteng,” demikian Bonny.
(sumber antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here