Palangka Raya Expos55.com Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Nono Wardoyo membenarkan bahwa pihaknya berhasil menangkap lima orang pemilik sabu-sabu seberat 196,39 gram, dari lima lokasi kejadian yang berbeda di provinsi setempat.

“Kelima ditangkap dan telah ditetapkan sebagai tersangka itu tiga laki-laki yakni Ahmad Onie Hidayat (45), Puadi (29) dan Abdul Mi’ad (43), serta dua perempuan Lamsiah (34) dan Suharni,” kata Nono di Mapolda Kalteng, Senin.

Dikatakan, penangkapan kelima tersangka tersebut diawali dari Ahmad Onie Hidayat warga Jalan Riau Gang Rindang Banua II pada 9 Agustus 2021 sekitar pukul 15.30 WIB karena memiliki 6,59 gram sabu. Selang tiga hari personel Ditresnarkoba Polda Kalteng kembali membekuk Lamsiah pada hari Kamis 12 Agustus 2021 sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan Moris Ismail III Kota Palangka Raya.

Dari tangan wanita tersebut anggota berhasil menyita lima paket dengan berat 24,03 gram sabu. Kemudian di hari yang sama dan hanya berbeda waktu menit saja, anggota juga mengamankan Suharni di sebuah barak nomor tiga yang berada di Jalan Moris Ismail III dan berhasil menyita 17 paket sabu dengan berat bruto 74,88 gram. Di hari yang sama pula petugas juga membekuk Puadi sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan Moris Ismail III Kota Palangka Raya. Dari tangan pria tersebut anggota berhasil menyita tujuh paket dengan berat 22,71 gram.

“Sedangkan yang terakhir kami juga menangkap saudara Abdul Mi’ad di sebuah rumah di Jalan Ramin II Gang Berkah Nomor 2 Kota Palangka Raya dengan barang bukti 68,81 gram sabu dan berbagai barang bukti lainnya,” katanya.

Nono menegaskan, dari kelima para pengedar barang haram tersebut pihaknya terus mengembangkan siapa orang yang menyuplai kepada mereka selama ini. Bahkan pihaknya juga tidak akan pernah berhenti membasmi persoalan peredaran narkoba yang selama ini, cukup marak di Kalteng meskipun di tengah pandemi COVID-19 terjadi.

“Para tersangka kami jerat dengan Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Mengenai ancaman hukuman paling singkat 20 tahun penjara dan paling lama seumur hidup,” tandasnya.
(antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here