Palangka Raya Expos55.com Tim Gabungan Satgas Covod-19 Kota Palangka Raya terdiri dari Kodim 1016 Palangka Raya, Polresta Palangka Raya, Denpom XII/2 Palangka Raya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangka Raya, Kejaksaan Negeri Palangka Raya, Pengadilan Tinggi Negeri Palangka Raya dan Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya, melaksanakan patroli pengawasan prokes COVID-19 dan administrasi perizinan dibeberapa toko swalayan di wilayah Kota Palangka Raya, Senin (25/10/2021).

Tujuan dari kegiatan kali ini sama seperti pengawasan di hari sebelumnya, yaitu pengecekan fasilitas prokes yang disediakan oleh pengelola swalayan dalam melayani para pelanggannya, adapun sasaran kegiatan pengawasan kali ini mendatangi beberapa swalayan diantaranya Swalayan Koperasi Persekutuan Dayak (KPD) Jalan Temanggung Tilung, Swalayan Megatop Jalan Seth Adji, Swalayan Sendy’s Jalan Ahmad Yani.

Kasat Pol PP Kota Palangka Raya melalui Kasi Penegakan Arisa Swastajaya, menjelaskan bahwa selain untuk pencegahan penyebaran COVID-19 di wilayah Kota Palangka Raya juga untuk kedisiplinan para pengusaha di bidang perdagangan seperti toko swalayan agar tertib dalam administrasi perizinan usahanya.

Dari hasil pengawasan di lapangan, ditemukan pelanggaran yang tidak mengikuti anjuran sesuai dengan protokol kesehatan, diantaranya tidak tersedianya thermogun (alat pengukur suhu tubuh) dari pengelola swalayan. Tidak ada sanksi yang diberikan kepada pihak pengelola, petugas hanya memberikan teguran lisan serta menghimbau kepada pengelola dan pengunjung Swalayan agar bisa menerapkan protokol kesehatan dengan benar, ungkap Arisa.

Tetapi ada juga beberapa toko swalayan yang kita sambangi hari ini sudah menerapkan prokes seperti misalnya didepan toko swalayan sudah disediakan tempat pencucian tangan lengkap dengan sabun dan ada petugas khusus untuk mengukur suhu tubuh menggunakan thermogun bahkan ada toko swalayan yang sudah menggunakan pengukur suhu tubuh otomatis untuk para pengunjung/pembeli, lanjutnya.

Dan dalam hal administrasi perizinan ada beberapa pemilik toko/swalayan yang surat Izin Usaha Toko Swalayan (IUTS) sudah tidak berlaku, kita sarankan agar segera mengurus ke Dinas terkait, tutup Arisa. (MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here