Palangka Raya, expos55.com Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pengurangan penggunaan kantong plastik kini, tengah dalam tahap penyusunan oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

Menurut Ketua Bapemperda DPRD Kota Palangka Raya Riduanto, pembahasan raperda itu sudah pada tingkat pertama, yakni dalam tahapan penyempurnaan naskah setelah sebelumnya diajukan dan pengumpulan bahan serta materi raperda melalui kunjungan kerja ke Provinsi Kalsel.

Dijelaskan, penyusunan naskah raperda tersebut fokus pada kajian teoritis dan praktik empiris, evaluasi dan analisis peraturan perundangan terkait, penyusunan landasan filosofis, sosiologis dan yuridis, serta jangkauan, arah pengaturan, dan ruang lingkup materi muatan raperda.

“DPRD telah menargetkan dalam masa sidang berikutnya, pada bulan Agustus sampai dengan Desember 2021 nanti diupayakan selesai dan segera bisa disahkan bahkan diimplementasikan di lapangan,”jelas Riduanto, Jumat (13/8/2021).

Selebihnya politikus PDI Perjuangan ini mengatakan, alasan diajukannya raperda tersebut adalah sebagai upaya bersama menciptakan keberlangsungan lingkungan hidup yang asri dan lestari di Kota Palangka Raya.

Adapun diketahui, Pemerintah Kota (Pemko) telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 1070/DLH/II.1/2021 tentang pembatasan penggunaan kantong plastik. Edaran tersebut sebagai pedoman pelaku usaha dan masyarakat di Kota Palangka Raya untuk berpartisipasi dalam upaya pembatasan penggunaan kantong plastik.

Sebagai tindaklanjutnya, sejumlah pelaku usaha dan pemilik gerai usaha di Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu, melakukan penandatangan mendukung kebijakan untuk membatasi penggunaan plastik belanja sekali pakai.

 

Sumber : MC. Isen Mulang.1/prokom/wspd

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here