Palangka Raya Expos55.com  Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Syaifudi mengatakan, pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dilakukan secara ketat dan menyesuaikan kondisi di masing-masing sekolah.

“Esensinya PTM di sekolah ini dilaksanakan secara terbatas dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin,” katanya di Palangka Raya, Senin.

Syaifudi menyampaikan dalam penerapan PTM pihaknya masih bersandar pada SKB empat menteri dengan jumlah siswa yang dapat hadir secara langsung ke sekolah sekitar 50 persen.

Tetapi hal itu tidaklah baku, karena jika suatu sekolah memiliki jumlah siswa yang banyak dan usai dipangkas dirasa masih berpotensi menyebabkan kerumunan, maka jumlahnya akan kembali dikurangi.

Ia mencontohkan suatu sekolah memiliki sekitar 1.000 siswa, sehingga 50 persennya berarti sebanyak 500 siswa. Namun jika 500 itu masih dianggap berpotensi besar menyebabkan kerumunan, maka jumlahnya untuk mengikuti PTM akan kembali dikurangi.

Pengurangan jumlah siswa yang hadir ke sekolah ini akan terus dilakukan hingga mencapai jumlah siswa yang dianggap ideal tidak terjadinya kerumunan, sehingga bisa melaksanakan PTM terbatas dengan baik.

“Jadi pelaksanaan PTM ini benar-benar terbatas, baik jumlah yang datang ke sekolah, penerapan protokol kesehatan, bahkan hingga kemungkinan ditiadakannya ekskul maupun kantin,” tuturnya.

Hanya saja ia kembali menegaskan, semua tentu menyesuaikan kondisi sekolah dan daerahnya. Jika suatu daerah aman dan jumlah siswanya sedikit, misalnya hanya belasan orang, tentu tidak akan dilakukan sistem pengurangan jumlah yang hadir.

Untuk itu pihaknya pun mengharapkan dukungan dari semua pihak menyukseskan PTM terbatas, sehingga proses belajar dan mengajar di Kalteng bisa benar-benar dilaksanakan secara maksimal.

“Saat ini vaksinasi guru dan pihak terkait lainnya dalam dunia pendidikan juga terus dipacu di Kalteng. Seiring berjalannya waktu capaian vaksinasi juga terus meningkat,” ungkapnya.

(antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here