Sampit Expos55.com Capaian vaksinasi Covid-19 di kecamatan yang wilayah pedalaman menjadi penghambat bagi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam  mencapai target, hingga saat ini. Bupati Kotim Halikinnor mengatakan sampai saat ini capaian vaksinasi sejumlah wilayah di pedalaman Kotim masih rendah.

“Salah satunya adalah wilayah utara Kotim sehingga kita lambat mencapai target vaksinasi,” katanya, Minggu 13 Maret 2022. Ada beberapa alasan rendahnya capaian vaksinasi di wilayah tersebut, pertama adalah infrastruktur dan letak geografis yang cukup jauh. Kedua, masih dalam zona putih. Sehingga masyarakat merasa aman dan enggan divaksinasi.

“Meski begitu, tetap harus dilakukan vaksinasi karena kalau kecamatan tidak mencapai terget vaksinasi maka capaian vaksinasi Kotim tidak tercapai juga. Makanya saya minta kepada Camat yang ada di pedalaman untuk jemput bola vaksinasi bila perlu bawa sembako,” tegasnya.

Oleh sebab itu, sebelum hari raya dirinya akan mengumpulkan seluruh  Camat untuk mengkoordinasikan kendala capaian vaksinasi. Agar target vaksinasi di Kotim dapat tercapai.

“Saya mau tahu kendala apa yang dialami pakah terkait biaya atau yang lainnya. Kendala tersebut harus kita pecahkan bersama, permasalahan mereka apa, saya siap turun kelapangan untuk memotivasi masyarakat,” imbuhnya. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi menyebut, capaian vaksinasi Kotim yaitu dosis pertama sebanyak 286.374 jiwa atau 87,12 persen.

Dosis kedua 207.633 jiwa atau 63,16 persen. Sedangkan dosis ketiga 15.739 jiwa atau 4,76 persen. “Capaian itu dari jumlah sasaran sebanyak 328.727 jiwa yang terdiri dari tenaga kesehatan, lansia, pelayan publik, masyarakat, remaja dan anak-anak,” sebutnya.

Jika dibandingkan antara jumlah sasaran dan capaian vaksinasi Covid-19 saat ini, Kotim masih belum mencapai target. Namun hal itu menjadi motivasi pihaknya terus melakukan inovasi seperti yang diinginkan Bupati Kotim agar target vaksinasi tercapai.

“Kami terus berupaya dan berinovasi agar capaian vaksinasi segera tercapai terutama wilayah pedalaman yang selama ini lambat. Karena vaksinasi ini salah satu upaya kita dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan mewujudkan pandemi menjadi endemi,” tutupnya.
(MK/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here