Banjarmasin Expos55.com  Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan membuatkan ratusan WC atau toilet di kampung pinggiran sungai, yakni, di Kampung Hijau di Kelurahan Kampung Melayu, Banjarmasin Timur yang berada di pinggiran sungai Martapura.

“Hari ini kita meresmikan sekaligus menyerahkan bantuan untuk warga Kampung Biru, Kampung Melayu dalam bentuk penanganan sanitasi untuk limbah rumah tangga kemudian biofil,” ujar Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina didampingi Wakilnya H Arifin Noor dan pejabat pemkot lainnya saat peresmian program tersebut, Kamis.

Ibnu berharap, program biofilter atau sanitasi tersebut bisa dikelola dan juga dimanfaatkan oleh warga terutama yang bertempat di bantaran sungai Martapura Banjarmasin.

Tujuannya, lanjut Ibnu Sina, agar tidak lagi membuang langsung ke sungai tetapi melalui biofilter yang bisa mengurangi pencemaran sungai.

“Kampung Biru ini kan adalah destinasi pariwisata dan kita akan lengkapi fasilitasnya termasuk sarana sanitasinya,” ujar Ibnu Sina.

Sehingga, ucap dia, betul-betul bisa mendukung programnya mewujudkan kota bersih dan nyaman, di mana pemukiman di pinggiran sungai tidak lagi membuat pencernaan ke sungai Martapura.

Apalagi, ungkapnya, Sungai Martapura yang membelah Kota Banjarmasin turut masuk dalam program sungai Martapura Bungas yang sudah ditandatangani oleh Wali Kota Banjarmasin dan Bupati Banjar dengan disaksikan oleh pejabat Gubernur beberapa waktu yang lalu.

“Ini bagian dari program tersebut dilaksanakan Kota Banjarmasin supaya sungai Martapura bisa bersih,” ujarnya.

“Hari ini ada 113 unit pengolahan air limbah yang kita serahkan dari dinas PUPR kota Banjarmasin bidang Cipta Karya programnya di tahun 2021, nanti kita tambah lagi hingga ke pemukiman lainnya di pinggir sungai,” ungkapnya.

Ibnu Sina menambahkan program berbasis masyarakat untuk sanitasi salah satunya adalah untuk menghilangkan jamban-jamban yang di pinggir sungai sehingga warga tidak lagi bikin jamban yang langsung ke sungai tetapi sudah ada bentuk toilet atau WC yang ada pembuangan limbahnya dalam bentuk biofilter.

“Kita ingin masyarakat kan supaya biofil ini salah satu untuk pembuangan limbah dari kotoran rumah tangga jadi bisa langsung ditampung, ya jadi sehingga ini merupakan bagian kita untuk memperbaiki sanitasi dan kualitas kebersihan di lingkungan permukiman yang padat penduduknya,” ujarnya ( antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here