AMUNTAI, expos55.com Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus berupaya menurunkan angka stunting di HSU. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) menggelar rembuk stunting tahun 2021 di Mess Negara Dipa, Selasa (10/8/2021).

Turut hadir juga Bupati HSU H. Abdul Wahid HK Sekretaris Daerah H. M. Tauk, Ketua TP PKK Hj. Anisah Rasyidah Wahid dan stake holder SKPD terkait pada acara rembuk stunting tahun 2021.

Sekretaris Daerah HSU dalam laporannya menjelaskan, tujuan pelaksanaan rembuk stunting ini adalah sebagai langkah komitmen pemerintah daerah dalam upaya percepatan penurunan dan pencegahan stunting di HSU .

Dengan visi GASING MANTAP atau Gerakan Bebas Stunting HSU Mantap, menyasar prioritas serta rencana program indikator target kinerja dalam kegiatan pencegahan stunting terintegrasi di locus desa stunting.

“Pada tahun 2019 sebanyak 10 desa, tahun 2020 sebanyak 34 desa, tahun 2021 sebanyak 31 desa, tahun 2022 sebanyak 18 desa dan seterusnya sampai tahun 2024.” ucap Tauk.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara mengalokasikan kebutuhan pendanaan program dan kegiatan dengan meoptimalkan pelayanan SKPD dan pemerintah desa serta pemangkuan kepentingan lainnya dalam percepatan pencegahan penurun stunting terintegrasi.

Adapun Bupati HSU H. Abdul Wahid HK mengatakan, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan instansi terkait, telah melakukan berbagai upaya dalam rangka mencegah dan menurunkan stunting dengan membuat kebijakan Peratuan Daerah (Perda).

“Penurunan stunting memerlukan pendekatan yang menyeluruh, yang harus dimulai dari pemenuhan masyarakat pendukung. Kerangka konseptual intervensi penurunan stunting yang
terintegrasi, sehingga angka stunting di Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat terus kita turunkan.” ungkap Wahid.

 

Sumber : Humpro/Diskominfo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here