Palangka Raya Expos55.com Menanggapi beberapa ruas jalan strategis di Kalimantan Tengah (Kalteng) beberapa waktu lalu yang mengalami kebanjiran dan mengganggu aktivitas masyarakat secara luas, menimbulkan keprihatinan banyak pihak.

Menurut Anggota DPRD Kalteng, Achmad Rasyid kondisi tersebut harus segera ditangani oleh pemerintah pusat, mengingat ruas jalan yang tergenang banjir yakni arus lalu lintas strategi, seperti Jalan Palangka Raya – Kuala Kurun dan arah Barito, Palangka Raya – Sampit, dan Palangka Raya – Banjarmasin.

“Kami harapkan melalui Balai Jalan Wilayah Kalteng dapat meningkatkan ruas jalan strategis nasional yang kerap putus saat banjir. Misalnya sebelum Jembatan Tumbang Nusa yang tergenang banjir sepanjang 600 meter beberapa waktu lalu, apakah dibuatkan jembatan menyambung yang ada atau peninggian badan jalan dengan timbunan, terserah teknisnya seperti apa,”ucap Achmad Rasyid, Selasa (14/12).

Legislator yang merupakan Anggota Komisi IV membidangi pembangunan jalan dan jembatan tersebut menjelaskan, saat banjir beberapa waktu lalu, ruas jalan Kereng Pangi gorong-gorong  ikut putus.

“Solusinya kedepan harus dibuatkan jembatan, agar lebih kokoh atau kuat. Sehingga tahun depan tidak putus lagi,” tuturnya.

Pihaknya mengharapkan jembatan layang Bukit Rawi dapat segera selesai tahun 2022 mendatang. Sehingga ketika banjir lagi, arus transportasi di daerah tersebut tidak menghambat lalu lintas masyarakat.

“Saat ruas jalan strategis nasional putus akibat banjir yang terjadi kemarin sangat berdampak pada harga barang dan jasa, maka karena itu diharapkan ada peningkatan pada ruas-ruas tersebut tahun 2022 ini, agar tahun depan saat datang banjir, tidak mengganggu aktivitas transportasi barang dan jasa,” tutup mantan Ketua DPRD Barito Selatan tersebut.
(KT/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here