Expos55.com Palangka Raya – Tidak bisa dipungkiri keberadaan industri kecil menengah (IKM) mampu bertahan dalam kondisi apapun, termasuk saat pandemi Covid-19.

Oleh karena itu keberadaan IKM perlu mendapatkan pembinaan, bantuan permodalan, dan pemasaran agar usaha mereka tetap eksis di tengah wabah virus corona.

Salah satu IKM yang masih eksis sampai saat ini adalah IKM Tau Hinje atau Bisa Bersatu. IKM yang berdomisili di Kelurahan Kereng Bangkirai ini banyak membuat produksi kerajinan tas, sedotan, dompet, sandal hotel, dan tempat telepon seluler. Semuanya dari bahan purun.

“Dengan memanfaatkan rumpun Purun yang tumbuh di lahan gambut tentu memiliki beberapa manfaat dan di antaranya masyarakat bisa menjaga sumber daya alam sekaligus membantu mengurangi bencana kebakaran hutan saat musim kemarau,” tutur Lurah Kereng Bangkirai, Fitryaturrahman, Rabu (24/3/2021).

Anggota IKM Tau Hinje, Dimbee mengatakan adanya pembinaan bagi pengrajin memberikan dampak perekonomian masyarakat sekaligus mengurangi pengangguran di masa pandemi.

“Melalui kerajinan rumpun purun mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat yang menganggur terdampak covid 19 dan meningkatkan pendapatan masyarakat yang berpenghasilan rendah,” ungkapnya. (MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here