Palangkaraya, Expos55.com. Bertempat di Ruang Rapat BNNP Kalteng, Jum’at (11/12/2020), Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) Fahrizal Fitri menyerahkan dana hibah Pemprov. Kalteng Tahun Anggaran 2021 kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Prov. Kalteng.

Penyerahan dana hibah dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Prov. Kalteng kepada Kepala BNNP Kalteng Adi Swasono yang disaksikan langsung Kepala BNN Republik Indonesia (RI) Heru Winarko.
Dana hibah dari Pemprov. Kalteng senilai 2 Miliar tersebut digunakan untuk pembangunan klinik rehabilitasi di Kantor BNNP Kalteng.

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah Prov. Kalteng menyampaikan, bahwa dana hibah tersebut merupakan salah satu bukti kepedulian kepada Institusi yang menangani masalah narkoba.

“Salah satu tugas dari pemerintah daerah adalah memberikan support untuk penyediaan  sarana dan prasarana termasuk juga disaat membutuhkan personil dan dukungan anggaran, serta berkolaborasi dalam penanganan korban dari narkoba”, tutur Fahrizal Fitri.

Fahrizal Fitri berharap ini merupakan bagian dari bagaimana membangun Kalteng yang bermartabat, elok, religius, kuat, amanah dan harmonis.

“Kami Pemprov. Kalteng mendukung 100%, sadar hidup sehat dan bahagia tanpa narkoba di Bumi Tambun Bungai Bumi Kalimantan Tengah”, tambahnya.

Lebih lanjut Fahrizal Fitri mengatakan, kedepannya arah tindaklanjut pembahasan tentang bagaimana penerapan berkenaan dengan proses hukum terhadap bandar, pengedar dan pengguna narkoba.

Hal senada disampaikan Kepala BNN RI Heru Winarko yang memberikan apresiasi kepada Pemprov. Kalteng. Kepala BNN RI  juga mengutarakan, bahwa berdasarkan prevalensi di Kalteng, kasus narkoba tidak terlalu tinggi dibanding dengan wilayah lainnya.

“Kita disini 0,8% dan rata-rata se-Indonesia 1,8”, ucap Heru Winarko.

Heru Winarko menekankan untuk tetap mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus narkoba. Karena di Kalteng terdapat daerah yang rawan kasus narkotika diantaranya, di Kabupaten Kotawaringin Barat yakni Kelurahan Kumai Hilir, Kelurahan Madurejo, Kelurahan Arut Selatan serta Kota Palangka Raya yakni Kelurahan Palangka, Kelurahan Pahandut, Kelurahan Kereng Bangkirai dan Kelurahan Sabaru, serta Jalan
Flamboyan Bawah dan Jalan Mendawai.

“itulah tempat-tempat yang menjadi perhatian kita”, jelas Heru Winarko.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa BNN akan terus meningkatkan kerjasama dengan seluruh stakeholder dan masyarakat dalam memberantas peredaran narkoba. (mmc.kalteng/red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here