Banjarmasin Expos55.com Perusahaan Daerah Pengolahan Air Limbah (PD PAL) Kota Banjarmasin berusaha meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan yang ingin mengolah limbah domistiknya.

Dengan semakin banyak limbah domistik (tinja) yang diolah sebelum dibuang ke sungai, maka akan meningkatkan kualitas lingkungan, kata Kepala Bidang Umum PD PAL, ibu Rosayu Inta Angraini di Banjarmasin, Kamis.

Ia berbicara hal tersebut sebagai nara sumber dalam acara sosialisasi pengolahan limbah domistik yang diikuti para kepala sekolah dan guru pengelola Adiwiyata se Kota Banjarmasin, di ruang SMPN 7 Jalan Veteran Banjarmasin.

Acara tersebut diikuti 140 peserta tetapi kegiatan dibagi menjadi lima kali dan pada lima hari kegiatan dari Senin hingga Jumat.

Menurut Rosayu Inta Anggraini, kapasitas pengolahan air limbah terus ditingkatkan dan sekarang sudah mampu 17 ribu meterkubik per hari, atau melayani kebutuhan sekitar lima persen masyarakat Kota Banjarmasin.

Jumlah pengolahan tersebut  tersebar di beberapa lokasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) seperti IPAL IPAL Lambung Mangkurat di samping DPRD, IPAL Pekapuran Raya, IPAL HKSN, IPAL Basirih, IPAL Sungai Andai dan IPAL Tata Banua Indah.

Dalam kesempatan tersebut ia mengajak semua sekolah untuk mengelola limbah dmoistik sehingga nilai Adiwiyata bisa meningkat di sekolah tersebut.

Rosayu Inta Anggraini memaparkan, keberadaan PD PAL sejak didirikan hingga  sekarang telah memiliki beberapa lokasi pengolahan air limbah.

Karena menurutnya sejatinya sebagai kota yang baik bukan limbah domistik (tinja) saja yang tak boleh dibuang langsung ke sungai tetapi juga limbah limbah lain.

Air cucian pakaian, air cuci mobil, siram bunga, atau air bekas industri itu sejogianya diolah dulu menjadi air yang bersih baru dibuang ke sungai.

Apalagi kalau tinja, seharusnya semuanya diolah dulu menjadi air bersih lalu dibuang ke sungai agar air sungai yang ada tidak tercemari tinja yang bisa menimbulkan bakteri membuat tidak sehat.

Nara sumber yang lain Ketua Perkumpulan Hijau Daun (PHD) Hasan Zainuddin atau Paman Anum yang memaparkan kondisi lingkungan secara umum di Banjarmasin, berkaitan dengan keinginan masyarakat menjadikan Banjarmasin dengan sungai terindah di tanah air.

Nara sumber lainnya Wahyu Hardi Cahyono Kepala Bidang Pengawasan BLHD Kota Banjarmasin dan Deris Kusdinar Kepala Bidang Teknih PD PAL Banjarmasin.
(antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here