Palangka Raya Expos55.com Satuan pendidikan pada jenjang TK, SD dan SMP di Kota Palangka Raya yang saat ini tengah menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, maka sejatinya sudah Kota Palangka Raya menjalankan PTM terbatas itu dengan 100 persen.

Demikian hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Akhmad Fauliansyah, melalui Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD), Rachmad Winarso, saat dibincangi terkait penerapan PTM Terbatas di Kota Palangka Raya, Senin (17/1/2022).

Rachmad menjelaskan, mengapa jenjang TK, SD dan SMP di Kota Palangka Raya dikatakan sudah melaksanakan PTM Terbatas 100 persen, tidak lain dikarenakan Kota Palangka Raya saat ini berada pada PPKM level 2.

Tidak hanya sampai di situ saja, indikator lainnya adalah tingkat jumlah cakupan vaksin Covid-19 di Kota Palangka Raya, yakni vaksin dosis dua pada pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) sudah di atas 80 persen, dan vaksinasi lansia dosis 2 di atas 58 persen.

Sementara itu, maksud dari PTM Terbatas 100 persen itu sendiri adalah setiap ruang kelas tetap ditempati maksimal 50 persen siswa. Sedangkan pengaturan pembelajaran per hari dilakukan per sesi yang maksimal setiap pembelajarannya 6 JP (jam pelajaran).

“Jadi PTM terbatas dilaksanakan setiap hari sesuai dengan hari masuk sekolah,” terang Rachmad.

Ia memberi contoh PTM terbatas 100 persen, misal SDN A melaksanakan PTM terbatas untuk kelas I di hari Senin, maka pada sesi I sebanyak 50 persen peserta didik, dan sisanya 50 persen lagi masuk pada sesi II.

“Jadi dalam satu hari jumlah siswa yg diajarkan 100 persen, karena sekolah tetap menerapkan standar protokol kesehatan,” jelasnya.

Disebutkannya khusus untuk tingkat SD, dari 125 SD di Kota Palangka Raya kini sudah ada 44 SD yang melaksanakan PTM terbatas. Baik negeri maupun swasta.

“Jadi 44 SD di Kota Palangka Raya yang saat ini telah melaksanakan PTM terbatas, sejatinya sudah menerapkan PTM terbatas 100 persen,” pungkasnya. (MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here