Muara Teweh Expos55.com Jembatan yang melintasi Sungai Barito menghubungkan Muara Teweh dengan Kelurahan Jingah dan Jambu  Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, yang ditutup sementara dari aktivitas warga bebeberapa waktu lalu, dibuka paksa oleh oknum warga yang tidak bertanggung jawab dan ornamen boks lampu neon dirusak.

“Bukan hanya portal jalan pintu masuk jembatan yang dirusak oleh oknum warga tersebut, boks lampu neon yang berada di jembatan juga ada yang dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang diperkirakan pada malam Lebaran atau Kamis (13/5) malam,” kata warga sekitar jembatan di Muara Teweh, Minggu.

Penutupan sementara akses jalan di jembatan ini karena masih ada sarana dan prasrana yang akan dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara di jembatan  yang berada di kawasan Water Front City (WFC) tersebut.

Selain penutupan menutup akses jalan di jembatan tersebut, juga untuk menghindari adanya warga yang duduk di cor beton penyangga jembatan dan pengrusakan pipa besi penghalang di pintu jalan masuk jembatan.

Dalam unggahan akun di media sosial yang disposting warga yang tinggal disekitar jembatan yang sempat merekam aktivitas warga yang masuk dengan menggunakan kendaraan roda dua ke jembatan.

“Tunai sudah puasanya lancar jembatannya, malam hari raya. Portal jalan dibuka paksa oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata warga tersebut di akun fbnya.

Pada Minggu di akun warga itu juga saat dirinya berjalan di jembatan dan sempat mengambil foto boks lampu neon dan ornamen di boks lampu juga dirusak oleh oknum warga yang tidak bertanggung jawab.

“Survei membuktikan kalau masyarakat kurang peduli dengan keindahan. Boks neon jembatan baru sudah ada yang rusak,” kata dia lagi.

Kepala Dinas Pekerja Umum dan Penataan Ruang  Barito Utara Muhammad Iman Topik sampaikan terima kasih atas informasi yang disampaikan warga terkait pembongkaran portal pintu masuk jembatan penyeberangan Muara Teweh-Jingah.

“Terima kasih informasinya ini bahan untuk kami sampaikan ke pimpinan mohon petunjuk lebih lanjut,” kata Topik.

Jembatan penyeberangan  Muara Teweh-Kelurahan Jingah dibangun pemerintah daerah menggunakan APBD Kabupaten dan dibantu APBD Provinsi dengan dana sebesar Rp103,8 miliar.

Anggaran dari APBD Kabupaten Barito Utara sebesar Rp73,9 miliar atau 71,21 persen sedangkan dana bantuan Provinsi Kalteng sekitar Rp29,9 miliar atau 28,79 persen.

(antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here