Expos55.com , BANJARBARU –  Seorang pria Banjarmasin, yakni Rahman alias Amang Dahi (34) diringkus petugas Satresnarkoba Polres Banjarbaru, Rabu (19/5/2021).

Saat ditangkap,  warga Jalan Kelayan B Gang Gembira, Kelayan Tengah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan kedapatan menyimpan 11 paket sabu dengan berat bersih 2, 09 gram.

Kasat Resnarkoba Polres Banjarbaru, IPTU Agus Heriyadi, SE, MM, pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan terhadap penangkapan warga Komplek Wira Yuda, Sungai Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

“Awalnya kami mengamankan SS (34) di sisi Jalan A Yani Km 33, Loktabat Utara, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang mana saat dilakukan pengeledahan ditemukan satu paket sabu serta pipet kaca pada 22 Maret 2021 lalu,” ungkap Agus.

Tak berselang lama, masih dihari yang sama, pihak Sat Resnarkoba juga mengamankan Herliansyah alias Ili Bengkel (50), warga Jalan Kelayan B Timur Haur Kuning, Kelayan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Yang mana keduanya telah diamankan dan menginap di Hotel Prodeo Mapolres Banjarbaru.

Setelah di amankan dan dilakukan penyelidikan serta pengembangan kembali atas kasus tersebut sekitar sebulan lebih.

“Kami kembali menemukan satu nama yang di duga terlibat dalam kasus yang sama dengan Ili Bengkel,” ujarnya.

Diketahui lelaki tersebut adalah Rahman alias Amang Dahi (34), warga Jalan Kelayan B Gang Gembira, Kelayan Tengah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan saat berada di kediamannya.

Dan benar saja, saat dilakukan penggeledahan dikediamannya ditemukan barang bukti yang membuat yang bersangkutan tidak dapat mengelak.

Di rumah pelaku di temukan 11 lembar plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 5,15 gram dan berat bersih 2, 09 gram, pipet dari kaca yang masih terdapat sisa sabu,” ungkapnya.

Dari sana, petugas Satrsnarkoba) juga menemukan masing-masing satu lembar plastik klip bertuliskan 35, 15, 1 dan 2.

Kemudian, ada pula empat lembar plastik klip, tiga butir obat berlogo bintang dan berwarna pink, tiga butir obat warna putih, satu buah bola lampu bekas dari plastik, kotak Rohto, timbangan digital pocket scale silver, dompet pink motif bunga, korek api gas (mancis), sendok dari sedotan plastik bening, celana pendek Ripcurl hijau dan handphone Nokia hitam.

Dari hasil temuan tersebut, yang bersangkutan pun langsung digiring ke Mapolres Banjarbaru dan dikenakan Pasal 114 Ayat 1 Sub Pasal 112 Ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kasat Resnarkoba Polres Banjarbaru, IPTU Agus Heriyadi kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya yang berada di wilayah hukum Polres Banjarbaru untuk menghindari serta menjauhi narkoba.

Narkoba ini tidak memandang bulu, untuk itu, harapan saya kepada masyarakat agar menjauhi yang namanya narkoba jenis apapun. Sebab seperti yang sudah kita semua ketahui narkoba tidak memiliki manfaat yang bagus malah merusak serta menghancurkan,” tegasnya.

“Banyak korban yang sudah kehilangan hartanya habis gara-gara narkoba. Untuk itu marilah jauhi narkoba dan lakukanlah kegiatan yang lebih membawa manfaat,” tutupnya.

(Bpost)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here