Sampit Expos55.com Kepala Dinas Perhubungan Kotim Johny Tangkare meminta kepada pelaku jasa transportasi khususnya roda enam, seperti truk dan CPO agar tidak masuk jalan Kota Sampit jika melebihi kapasitas.

“Hal ini dimaksudkan selain menjaga kondisi jalan di Kota Sampit, tak kalah penting pula menghindari kasus kecelakaan yang melibatkan truck ataupun CPO. Ini saya harapkan bisa dimengerti oleh sopir truk dan CPO,”jelasnya, Sabtu (22/1).

Dikatakan mantan Kadis Penanaman Modal Kotim ini, pihaknya sudah lama memberikan imbauan agar truk CPO dan truk melebihi kapasitas untuk tidak masuk dalam Kota Sampit. “Kami akui bahwa pihaknya kekurangan personel dalam pengawasan truck atau CPO masuk kota Sampit ini,”katanya.

Tentunya dengan alasan itulah, seharusnya pengertian dari rekan-rekan sopir bisa paham akan hal ini. “Apalagi dana untuk perbaikan jalan itu tidak sedikit, bayangkan saja jika anggaran itu habis itu perbaikan jalan. Belum lagi untuk program yang lain. Inilah kenapa hal ini tidak henti-hentinya kami sampaikan dan tegaskan,”ucapnya.

Dirinya pun mengharapkan agar sopir truk dan CPO bisa memanfaatkan jalan yang ada di Lingkar Selatan dan Utara. “Kita harapkan halan itu nantinya bisa perlahan diperbaiki oleh pemerintah provinsi. Karena memang menjadi kewenangan pihak provinsi untuk memperbaikinya,”tutupnya.
(KT/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here