Muara Teweh Expos55.com Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, berupaya membangun infrastruktur  jalan dan jembatan secara maksimal meski ada refocusing dan realokasi dalam percepatan penanganan COVID-19.

“Meskipun kita ada pemotongan besar-besaran, kita harus terus berupaya bagaimana caranya agar pembangunan infrastruktur tetap dapat dilaksanakan,” kata Bupati Barito Utara Nadalsyah di Muara Teweh, Rabu.

Bupati tidak memungkiri bahwa seluruh kabupaten mengalami defisit anggaran, seperti Kabupaten Barito Utara yang pada tahun 2020 mengalami pemotongan anggaran sebesar 50 persen dan tahun 2021 anggaran yang ada hanya 50 persen dari anggaran 2020.

“Itupun kemarin kita mengalami refocusing anggaran sebesar 30 persen lagi,” katanya.

Untuk memaksimalkan pembangunan infrastruktur tersebut, pemerintah daerah  mendorong pihak perusahaan baik tambang batu bara, HPH dan perkebunan yang menanamkan investasi di daerah ini untuk ikut peduli membangun daerah.

“Saya minta para investor di daerah ini lebih meningkatkan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) kepada warga masyarakat dan daerah,” kata Nadalsyah.

Hal itu dikemukakan Bupati Nadalsyah didampingi Kepala Dinas PUPR setempat Muhammad Iman Topik ketika meninjau Desa Sabuh Kecamatan Teweh Baru melalui akses jalan darat dan rencana pembangunan jembatan gantung yang melintasi Sungai Teweh (anak Sungai Barito) pada Selasa (9/3).

Saat melintasi ruas jalan yang sebagian besar masih kondisi tanah ketika itu diguyur hujan sehingga membuat jalan pada beberapa titik  berlumpur dan tergenang air sehingga mobil dinas bupati dan rombongan terhambat.

“Untuk kendaraan roda empat non double gardan, sebaliknya apabila akan melewati jalan ini lebih aman saat sedang kering,” kata Topik.

Dalam kondisi jalan setelah hujan, apabila melewati jalan tersebut dapat dipastikan akan mengalami kendala. Pemerintah Kabupaten Barito Utara di bawah kepemimpinan Bupati Nadalsyah tidak tinggal diam.

Pemerintah terus melakukan perbaikan dan perawatan serta peningkatan infrastruktur, baik jalan maupun jembatan yang ada di Kabupaten Barito Utara.

Nadalsyah meminta kepada Kepala Desa Sabuh agar dapat membantu pemerintah daerah dalam penanganan infrastruktur baik jalan dan jembatan yang ada di desanya.

Terlebih, sebaik Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Barito Utara, Bupati memberikan beberapa petunjuk dan arahan dalam penanganan jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan.

“Anggarkan dari DD nantinya dan konsultasikan dengan PUPR bagaimana mekanismenya,” ujar Nadalsyah.

Bupati memberikan arahan agar pihak desa nantinya dapat menyiapkan material dan akan dikerjakan oleh Dinas PUPR.

(antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here