Kalsel Expos55.com Pemerintah Provinsi Kalsel mengadakan Rapat Koordinasi ketersediaan bahan pokok menghadapi bulan ramadhan dan hari raya idul fitri 1442 H/2021 M di Aula Aberani Sulaiman, Kantor Setda Banjarbaru.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA dan turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, Suparno, Kadisbunnak Kalsel, Suparmi, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, Kepala Dinas TPH, dan jajaran SKPD Kalsel lainnya, kepala SKPD 13 Kabupaten/Kota serta distributor.

Pada kesempatannya, Safrizal ZA mengatakan rapat hari ini dalam rangka kesiapan logistik menjelang bulan ramadhan. Jadi ada 3 hal penting terkait kesiapan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Yakni terkait ketersediaan 11 bahan pokok dan 7 bahan penting.

“Untuk 11 bahan pokok dan 7 bahan penting, ketersediaan mencukupi hingga April nanti. Dan ini akan terus kita pantau dan koordinasikan untuk stok lebih lanjut, dengan seluruh stakeholder,” kata Safrizal, Selasa (16/3/2021).

Menurutnya ketersedian bahan pokok menjelang bulan ramadhan akan terus dipantau. Kemudian distribusi, juga harus dipastikan lancar untuk jalur darat maupun laut.

Untuk itu, jalan gubernur Syarkawi yang menjadi salah satu jalur utama distribusi di Kalsel, sudah selesai proses pengerasan jalannya, dan sudah dapat dilalui dua jalur.

“Meski begitu masih ada sejumlah jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan, dan kita sudah atur untuk memastikan kelancaran distribusi,” terangnya.

Jika masalah ketersediaan dan distribusi ini sudah dapat teratasi, maka harga pun akhirnya dapat dikontrol agar terjangkau masyarakat. Tapi ia tetap meminta kepada masyarakat untuk ikut membantu memantau masalah ini, termasuk dari rekan media.

“Satu SMS pun yang dikeluhkan masyarakat terkait masalah ketersediaan, distribusi dan harga bahan pokok ini, akan kami tanggapi serius,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, Suparno menambahkan setidaknya ada 4 komoditas bahan pokok yang dikhawatirkan mengalami kenaikan harga jelang Ramadhan dan Idul Fitri kali ini. Yakni harga gula pasir, cabe, bawang merah dan bawang putih.

“Untuk bahan pokok pihaknya telah mendata dan berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota yang mana saja siap panen terutama produk cabe. Mengingat saat ini, Kalsel hanya mengandalkan pengiriman cabe dari Sulawesi. Sedangkan dari pulau Jawa, masih terkendala kondisi bencana dan cuaca,” tuturnya.

(MC Kalsel/Junaidi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here