Sampit Expos55.com Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah diingatkan tetap menjalankan protokol kesehatan karena COVID-19 masih mengancam di daerah ini, bahkan merenggut nyawa meski kasus penularannya menurun drastis.

“Pandemi ini belum berakhir. Makanya, meski kasus penularannya jauh menurun, kita harus tetap waspada agar tidak tertular COVID-19,” kata Bupati Halikinnor saat Safari Ramadhan di Kuala Kuayan Kecamatan Mentaya Hulu, Minggu.

Tiga hari berturut-turut, bupati bersama jajarannya melaksanakan Safari Ramadhan di tiga tempat di wilayah utara. Dalam setiap pidatonya, selain menyampaikan program pembangunan, bupati juga terus mengajak masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Berdasarkan data yang dirilis Satuan Tugas Penangan COVID-19 Kotawaringin Timur pada Minggu pukul 14.00 WIB, disampaikan bahwa ada satu pasien COVID-19 yang meninggal dunia. Selain itu, masih ada tiga pasien COVID-19 yang menjalani perawatan.

Pasien COVID-19 yang menjalani perawatan umumnya karena ada komorbid atau penyakit penyerta sehingga gejala yang diderita masuk kategori sedang hingga berat. Untuk itu pasien-pasien tersebut perlu penanganan intensif di rumah sakit.

Adanya pasien COVID-19 yang meninggal dunia, menjadi pengingat bahwa penyakit ini harus tetap diwaspadai. Protokol kesehatan wajib dijalankan setiap orang untuk menghindari penularan COVID-19 meski pemerintah mulai melonggarkan aturan seiring upaya pemilihan ekonomi.

“Mari kita patuhi protokol kesehatan dalam kegiatan ekonomi, ibadah dan lainnya. Kita harus tetap waspada hingga pandemi ini benar-benar berakhir,” ujar Halikinnor.

Dia menambahkan, pemerintah daerah didukung Polri, TNI dan instansi lainnya terus menggalakkan vaksinasi COVID-19. Vaksinasi dinilai efektif untuk terus menekan penularan COVID-19 seiring meningkatnya imunitas tubuh masyarakat.

Halikinnor menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada jajaran Dinas Kesehatan, Polri, TNI, BIN, Kadin dan semua pihak yang mendukung percepatan vaksinasi di daerah ini.

Vaksinasi akan terus digencarkan agar segera terbentuk “herda immunity” atau kekebalan kelompok sehingga mata rantai penularan COVID-19 bisa segera diputus.

Capaian vaksinasi dosis satu sudah hampir 100 persen dari target, kini pemerintah daerah terus mendorong percepatan vaksinasi dosis dua dan vaksinasi lanjutan atau booster.
(ant/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here