Kapuas, Expos55.com. Masyarakat Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah, dalam minggu-minggu terakhir ini kesulitan dalam mendapatkan gas LPG 3 kg dan BBM jenis premium untuk kebutuhan sehari-hari.

Terjadinya kelangkaan gas LPG dan BBM tersebut akibat dampak banjir yang terjadi di Desa Penda Barania Kecamatan Tengah yang menyebabkan terhambatnya pengiriman melewati tranportasi darat.

Keterlambatan pengiriman membuat masyarakat merasakan dampaknya dengan melambungnya harga BBM jenis premium dan LPG 3 kg, dari sebelumnya harga satu liter premium Rp 11.000, naik menjadi Rp 18.000-Rp 20.000. Sedangkan harga LPG 3 kg yang sebelumnya Rp 45.000, sekarang menjadi Rp 80.000-Ep 100.000, itu pun kalau barangnya ada.

Menurut salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya mengatakan, bahwa saat ini warga kesulitan untuk mendapatkan BBM jenis premium dan LPG 3 kg. Walaupun ada yang jual, harganya sangat mahal sekali.

“Karena itu kebutuhan sehari-hari, kami terpaksa membeli dengan harga yang sangat mahal,” ucapnya.

Warga berharap agar pemerintah bisa mencarikan solusinya agar masyarakat tidak terbebani di saat pandemi Covid-19 yang sedang dihadapi saat ini. (Rudi/red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here