Sampit Expos55.com Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah Dadang Siswanto mengingatkan agar penbentukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar harus membawa manfaat, bukan malah menjadi beban baru bagi daerah.

“Jangan sampai “menyusu” (menyedot angaran) dari APBD. Jangan malah menjadi beban. Yakinkan kami bahwa Perumda ini nanti akan mandiri dan maju. Jangan sampai ini nanti hanya untuk menampung orang yang dekat dengan penguasa. Itu sudah rahasia umum,” kata Dadang di Sampit, Senin.

Harapan itu disampaikan Dadang saat rapat Bapemperda DPRD membahas rancangan peraturan daerah tentang Perumda Pasar. Hadir dalam rapat yang dipimpin Ketua Bapemperda Handoyo J Wobowo itu pihak eksekutif yang dipimpin Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Zulhaidir.

Dadang mengaku masih ragu dengan pembentukan rancangan peraturan daerah tentang Perumda Pasar. Hal itu lantaran sebelumnya juga pernah dibuat Raperda tentang Badan Usaha Pelabuhan dan Raperda BUMD, namun hingga kini belum berjalan sesuai harapan.

Anggota Komisi III ini juga mengingatkan agar peraturan daerah tentang Perumda Pasar nantinya tidak tumpang tindih atau bertabrakan dengan peraturan daerah lainnya.

“Selain itu, perlu analisa apakah pendirian Perumda Pasar ini nantinya karena kebutuhan yang meningkat atau faktor apa? Cukupkan SDM (sumber saya manusia) kita untuk membawa Perumda nanti maju? Ujung-ujungnya pasti penyertaan modal di Perumda,” ujar Dadang.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Zulhaidir menjelaskan, rencana pembentukan Perumda Pasar didasarkan pada upaya meningkatkan pelayanan dan pengelolaan pasar, sekaligus optimalisasi pendapatan asli daerah dari pengelolaan pasar.

“Perumda harus dipegang oleh orang yang sudah profesional, bukan coba-coba. Kalau memang harus lelang, ya lelang. Bupati komitmen mencari yang terbaik. Kita akan kawal karena kita ingin pasar yang ada di Kotim jadi lebih baik,” demikian Zulhaidir.
(antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here