Kuala Kurun Expos55.com Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Binartha menyarankan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, agar menambah nilai bantuan kepada warga yang menjadi korban bencana kebakaran.

“Sekarang ini, pemkab melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memiliki program bantuan kepada warga yang menjadi korban bencana kebakaran. Untuk itu, saya berharap nilai bantuannya dapat ditambah,” ucap Binartha, Minggu 13 Februari 2022.

Dia mengatakan, pemberian bantuan kepada warga korban bencana kebakaran diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Gumas Nomor 03 Tahun 2013. Bantuan diberikan berdasarkan beberapa hal, yakni jenis kerusakan, korban jiwa, serta bantuan santunan untuk Kepala Keluarga (KK) yang terkena musibah kebakaran.

“Untuk jenis kerusakan ringan, mendapat bantuan Rp 1 juta per rumah, rusak sedang Rp 1,5 juta, dan rusak berat Rp 3,5 juta. Lalu, korban luka ringan Rp 1 juta per jiwa, luka berat Rp 1,5 juta, dan meninggal dunia Rp 3,5 juta. Sedangkan bantuan KK yang terkena musibah kebakaran Rp 1,5 juta,” ujarnya.

Dia menuturkan, mengingat perbup tersebut sudah terbilang lama, maka juga disarankan agar perbup tersebut diperbaharui, dengan nilai bantuan yang disesuaikan dengan kondisi saat ini. Artinya, nilai bantuan kepada warga yang terkena musibah kebakaran dapat ditambah.

“Terkait penambahan nilai bantuan ini, sudah saya bahas dengan Bupati Jaya S Monong, saat penyaluran bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Kecamatan Manuhing Raya pada pertengahan Bulan Januari 2022 lalu,” tuturnya.

Legislator dari daerah pemilihan (dapil) II mencakup Kecamatan Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya ini mengakui, saat pembahasan itu, Bupati Gumas juga sepakat bahwa nilai bantuan kepada warga yang menjadi korban bencana kebakaran ditingkatkan.

“Hal ini dilakukan demi membantu meringankan beban warga yang terkena musibah, khususnya kebakaran,” terang Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh kepala desa (kades), lurah, dan camat, agar memperhatikan kondisi warga di wilayah masing-masing. Apabila ada warga yang terkena musibah kebakaran, maka mereka harus segera berkoordinasi.
(MK/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here