Tanah Bumbu, Expos55.com  Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Tanah Bumbu, Subhansyah membuat terobosan. Yakni melakukan penandatanganan pelaksanaan kegiatan Serah Terima Sementara (PHO) dan Serah Terima Akhir (FHO) ditengah lokasi proyek yang dilaksanakan.

Alasannya untuk meminimalisir kesalahan dan kenakalan kontraktor pelaksana. Salah satunya proyek normalisasi sungai penangkal banjir di desa Danau Indah, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (21/5/2021) sore.

“Dari hasil pengamatan dan cheking di lapangan, proyek normalisasi sungai dan pembuatan galangan jalan di Danau Indah ini sudah sesuai spek. Sehingga FHO-nya saya tandatangani, ”ucapnya usai pengecekan disaksikan dua anggota DPRD kabupaten Tanah Bumbu.

Ia mengaku sengaja meninjau langsung ke lapangan untuk memastikan pekerjaan benar-benar sudah selesai dan sesuai kesepakatan yang tertuang dalam perjanjian proyek. Persis seperti spesifikasi yang tertera dalam kontrak dalam rincian anggaran biaya (RAB).

“Saya tak mau tanda tangan jika tidak sesuai spek,” tegasnya, seraya menyebutkan langkah ini guna menghindari hal-hal hukum yang akan mengemuka dikemudian hari.

Menurutnya, proyek penunjukan langsung (PL) yang dikerjakan di CV Lesa Lima Rejeki ini bernilai Rp. 200 juta. Dengan rincian normalisasi panjang sungai sepanjang 1.236 meter dan lebar 4 m. Kemudian galangan jalan dengan panjang yang sama, namun lebar 6 meter.

“Sungai ini berfungsi untuk menangkal banjir, sekaligus mengalirkan air  ke persawahan milik warga,” terangnya.

Anggota DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya yang turut dalam peninjauan menyebutkan, pihaknya mengapresiasi kinerja PUPR dibawah komando Plt Kadis Subhansyah. Pola kerja yang diterapkan sangat efektif dalam meminimalisir ulah kontraktor nakal, yang bekerja tidak sesuai perjanjian.

“Langkah ini sangat bagus sebagai bahan evaluasi terhadap kontraktor yang bekerja asal-asalan. Kami selaku anggota Dewan siap untuk membantu dan berkoordinasi di lapangan, ”ujar Andi, didampingi koleganya, Fawahisah Mahabatan.

Menurutnya sebagai SKPD teknis, memang harus seperti ini menerapkan kinerja. Sehingga tidak hanya menerima laporan dari bawahan, tapi bisa langsung menyaksikan hasil kerja pelaksana proyek.

“Kami juga mengapresiasi beliau selalu siap berkoordinasi, dengan tanggap cepat. Itu membuktikan beliau memberikan pelayanan terhadap masyarakat, ”pungkasnya.

Andi juga berharap kedepannya agar bukan hanya Kadis PUPR yang demikian, tetapi wajib kepada seluruh kepala dinas lainnya untuk mencontoh hal tersebut.

Pada kesempatan itu, Kepala Desa Danau Indah, Bahrani menyampaikan, normalisasi sungai ini, sangat bermanfaat bagi masyarakat. Membantu dalam areal perkebunan dan pertanian.

“Selain itu juga dapat menghindari banjir di desa ini. Karena saat musim penghujan daerah ini kerap terendam, karena saluran sungai tersumbat, ”jelasnya.

Bahrani juga berharap, selain proyek ini, pihaknya memperbaiki jalan desa, serta rehabilitasi jembatan – jembatan yang sudah rusak.

Ditambahkannya, jumlah penduduk desa Danau Indah, kecamatan Batulicin, yang bermukim saat ini mencapai 150 kepala keluarga (KK) atau 500 jiwa.
(PONTAS.ID)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here