Palangkaraya, Expos55.com. Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagai bagian dari sistem transportasi nasional yang harus dikembangkan potensi dan perannya untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan
kelancaran berlalu lintas.

Namun masih banyak pengusaha angkutan yang tidak mentaati peraturan yang berlaku, seperti halnya yang terjadi pada ruas jalan Bukit Liti-Bawan-Kuala Kurun yang dilewati oleh kendaraan angkutan bermuatan lebih dan bertonase berat (ODOL) yang diduga sebagai pemicu terjadinya kerusakan jalan di wilayah tersebut.

Menyikapi masih banyaknya angkutan ODOL yang melintasi sejumlah ruas jalan yang ada di Kalimantan Tengah, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVI Provinsi Kalimantan Tengah Buang Turasno, ATD., MT. mengatakan, bahwa sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada, kewenangan mereka dalam melakukan pengawasan dan penindakan hanya di jembatan timbang.

“Kewenangan kami dalam hal pengawasan dan penindakan hanya di jembatan timbang saja,” kata Buang, Rabu (08/09/2021).

Ditambahkannya saat ini BPTD Wilayah XVI kekurangan personel, sehingga dalam mengoperasikan jembatan timbang hanya bisa 12 jam, dari yang semestinya 24 jam. Hal inilah kendala yang kita hadapi sekarang. Sedangkan untuk Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) hanya ada satu orang.

“Selain kekurangan tenaga dalam pengoperasian jembatan timbang, pihak kami juga kekurangan PPNS,” ungkapnya.

Sementara itu Koordinator Satuan Pelayanan UPPKB Anjir Serapat BPTD Wilayah XVI S. Suko Sungkowo, SE menyampaikan,bahwa pihaknya sudah melaksanakan penindakan terhadap angkutan ODOL, berupa tilang, tranfer muatan dan barangnya diturunkan.

“Kami akan selalu melakukan pengawasan dan penindakan terhadap angkutan yang melanggar ketentuan,” tegasnya.

Untuk diketahui, BPTD Wilayah XVI hanya memiliki satu jembatan timbang portable serta dua jembatan timbang yang berada di Pasar Panas Kabupaten Barito Timur dan di Anjir Serapat Kabupaten Kapuas. (red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here