Banjarbaru Expos55.com Bantuan oksigen dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), SKK Migas wilayah Kalimantan Sulawesi serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia membuat persediaan oksigen di Kalimantan Selatan (Kalsel) tercukupi hingga bulan September, dengan jumlah sekitar 270 ton.

“Sehingga, pasien COVID-19 yang membutuhkan oksigen di rumah sakit dapat terpenuhi,” kata anggota Satuan Tugas (Satgas) Oksigen Kalsel, Mahyuni, di Banjarbaru, Jumat (10/9/2021).

Dijelaskan Mahyuni, banyaknya suplai oksigen yang diterima Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel membuat ketersediaan oksigen di rumah sakit cenderung aman.

“Bahkan, pasokan oksigen ini akan terus berdatangan,” ucap Mahyuni.

Untuk menjaga ketersediaan, tabung oksigen yang telah kosong akan dikumpulkan dan dikirim ke luar daerah untuk diisi kembali, sehingga suplai oksigen di Kalsel berkelanjutan dan diharapkan tidak lagi mengalami kekurangan.

“Dari 100 persen suplai oksigen, kebutuhan oksigen yang digunakan seluruh rumah sakit hanya 27 persen saja dan sisanya 73 persen digunakan industi perkapalan dan infrastruktur,” tukas Mahyuni.
(MC Kalsel/M.Said)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here