Palangka Raya Expos55.com  Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Dedi Prasetyo memprediksi vaksinasi COVID-19 di provinsi setempat, harus mampu mencapai 70 persen di akhir tahun 2021.

Sebanyak 70 persen itu gabungan dosis satu maupun dua, kata Dedi usai melaksanakan vaksinasi yang digelar oleh 31 th Gelar Akabri 90 Mengabdi Untuk Negeri yang dilaksanakan di halaman Barigas Polda Kalteng, Selasa.

“Jadi, kami terus menggenjot vaksinasi setiap wilayah yang ada di Kalteng untuk memenuhi capaian tersebut,” ucapnya.

Dia mengatakan, saat ini capaian vaksinasi di Kalteng sampai hari ini berada di angka 46,6 persen untuk dosis pertama. Kemudian untuk dosis kedua ada di angka 26,4 persen.

Pihaknya bersama seluruh stakeholder pemerintah di daerah serta tokoh masyarakat, agama, adat dan pemuda di setiap kabupaten terus bekerja sama melakukan vaksinasi, agar pencapaian target dapat dikejar dalam tahun ini.

“Sesuai instruksi bapak Gubernur Kalteng pada bulan Oktober 2021 kami yakin capaian vaksin sudah berada di angka 50 persen,” ucapnya.

Dijelaskan jenderal Polri berpangkat bintang dua itu menegaskan, untuk capaian vaksinasi di wilayah perkotaan yang ada di kabupaten/kota hampir sudah melakukan vaksin.

Hanya saja pada beberapa waktu ini pihaknya akan fokus ke pelosok-pelosok desa yang ada di Kalteng, karena kebanyakan warga yang berada di kawasan setempat masih banyak yang belum mengikuti program vaksin tersebut.

“Dengan bergerak ke pelosok-pelosok desa yang ada di kabupaten/kota saya yakin target capaian vaksin nantinya tercapai sesuai harapan. Buktinya saja di Kota Palangka Raya vaksinasi sudah mencapai 70 persen,” bebernya.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Tomex Kurniawan yang juga jebolan Akabri tahun 1990. Dikegiatan itu juga Tomex menyampaikan, bahwa dirinya sangat bangga kepada Provinsi Kalteng karena karena partisipasi masyarakatnya untuk mengikuti vaksinasi, cukup tinggi.

“Vaksin selain sehat untuk tubuh, juga menekan angka penyebaran wabah COVID-19 yang berada di provinsi setempat,” ungkap Tomex.

Berdasarkan pantauan di lapangan, vaksinasi yang disediakan 1.500 dosis tersebut kebanyakan diikuti oleh pelajar baik itu SMP maupun SMA sederajat yang berada di Kota Palangka Raya.

Tidak luput perhatian para awak media, masyarakat umum juga ada yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan itu. Karena rata-rata mereka baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan keduanya pada hari ini.
(antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here