Palangka Raya Expos55.com Focus Group Discussion (FGD) laporan akhir penyusunan dokumen Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3TLH), pertemuan dilaksanakan di Aula Pumpung Kapakat,Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) kantor Wali kota Palangka Raya, Kamis siang (25/11/2021).

Berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang lingkungan hidup mewajibkan adanya perencanaan lingkungan yang berkekuatan hukum untuk melengkapi Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), evaluasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang memerlukan landasan berupa status D3TLH.

Wali kota Palangka Raya dalam sambutan yang disampaikan, Kepala Bappedalitbang Palangka Raya Harry Maihadi, “Kajian D3TLH kota Palangka Raya, sebagai bagian kinerja yang terintegrasi dan bersinergi untuk mendukung kebijakan Pembangunan Kota Palangka Raya dalam rangka menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup”.

Kajian D3TLH ini berbasis jasa ekosistem yang termasuk di dalamnya berupa jasa penyediaan, seperti pangan dan air, jasa pengaturan seperti pengaturan iklim, tata aliran air dan banjir dan kualitas udara, jasa budaya atau kultur, seperti tempat tinggal dan rekreasi, serta jasa pendukung, seperti pembentukam tanah, siklus hara dan biodiversitas.

Untuk kajian D3TLH dengan pendekatan ekologi, komplek wilayah dan keruangan dalam bentuk wilayah ekoregion yang diintegrasikan dengan pengunaan lahan atau pertimbangan komponen lingkungan hidup lainya.

“Pemerintah kota Palangka Raya berkomitmen melakukan perlindungan dan pegelolaan secara optimal. Dengan status D3TLH kita dapat menjaga kualitas air, tanah dan udara untuk menciptakan lingkungan hidup yang sehat dan mewujudkan kota Palangka Raya yang Smart Environment”, ungkap Harry Haihadi menutup sambutan Wali kota Palangka Raya. (MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here