Muara Teweh Expos55.com Jembatan konstruksi baja yang melintasi Sungai Barito menghubungkan Muara Teweh ke Kelurahan Jingah Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah dan sebaliknya segera diresmikan dijadwalkan pada Oktober 2021.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Barito Utara M Iman Topik  di Muara Teweh, Sabtu, membenarkan bahwa jembatan Muara Teweh-Jingah dalam waktu dekat secepatnya diresmikan.

“Secepatnya jembatan penyeberangan Muara Teweh-Kelurahan Jingah akan diresmikan. Berdasarkan arahan dan petunjuk pimpinan (Bupati-red) direncanakan secepatnya, Insya Allah tahun 2021 ini jembatan penyeberangan tersebut akan diresmikan dan difungsikan,” katanya.

Menurut dia, saat ini pihaknya masih melakukan pekerjaan pemasangan lampu-lampu penerangan jembatan sekitar 50 batang dan beberapa rambu-rambu jembatan.

Untuk itu, kata dia, Bupati  Nadalsyah memerintahkan kepada Dinas PUPR untuk melakukan persiapan-persiapan dalam rangka peresmian jembatan agar secepatnya jembatan penyeberangan tersebut bisa fungsional.

“Kita juga melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan terkait kewenangan rambu-rambu yang ada di sekitar jembatan penyeberangan tersebut,” kata Topik.

Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas PUPR setempat Dedi mengatakan bahwa target pihaknya dalam waktu secepatnya jembatan Muara Teweh-Jingah yang dibangun akan diresmikan.

“Secepatnya jembatan ini akan diresmikan dan bisa fungsional digunakan masyarakat, dan permintaan pak bupati pada Oktober nanti,  Insya Allah akhir September  pekerjaan fisik sudah tuntas, dan semoga tidak ada kendala,” katanya.

Dikatakannya, saat ini masih ada beberapa pekerjaan finishing untuk jembatan tersebut, yakni meliputi pekerjaan taman, bundaran pemasangan lampu dan menganti lampu neon box yang rusak.

“Untuk kontrak rekanan yang mengerjakan proyek tersebut masih sampai  tanggal 15 Desember nanti,” kata Dedi.

Pembangunan jembatan kebanggaan masyarakat Kabupaten Barito Utara yang melintasi Sungai Barito ini dengan konstruksi utama bagian atas menggunakan pelengkung/busur (Arch Bridge). Pembangunan jembatan konstruksi rangka baja lengkung dan beton sepanjang sekitar 332 meter, lebar 5 meter serta bentang tengah jembatan 220 meter ini dikerjakan selama empat tahap (dari tahap I sampai V) sebesar Rp103,8 miliar yakni dari APBD Kabupaten Barito Utara sebesar Rp73,9 miliar atau 71,21 persen sedangkan dana bantuan Provinsi Kalteng sebesar Rp29,9 miliar atau 28,79 persen.

“Jembatan ini salah satu ikon Barito Utara yang mengintegrasikan di Jalan Panglima Batur ke Kelurahan Jingan dan Kelurahan Jambu untuk nantinya wisata religius ke Islamic Center,” ujar  Dedi.
(antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here