Expos55.com  Palangka Raya – Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 26 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam rangka percepatan penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi di kota setempat, sudah mulai diterapkan.

Hal itu ditandai dengan dilakukannya apel gabungan tim dari Satgas Penangan Covid-19 Kota Palangka Raya di halaman balai kota, Senin(14/9/2020) pagi.

Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj Umi Mastikah saat membacakan amanat Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin dalam apel. Itu menegaskan, sudah menjadi kewajiban pihaknya dalam menyusun regulasi penegakan protokol kesehatan (prokes) serta memberikan punisment dan ketegasan bagi mereka yang melanggar prokes.

“Terhitung Senin 14 September 2020, secara resmi dilakukan penerapan perwali, setelah sebelumnya dilakukan sosialisasi secara massif selama satu minggu kepada masyarakat,”tegas Umi

Terbitnya perwali ini sambung dia, tidak lain sebagai tindaklanjut atas dikeluarkannya Inpres Nomor 6 Tahun 2020 dan Pergub Kalteng Nomor 43 Tahun 2020.

Aturan dalam perwali sudah diselaraskan dengan peraturan yang lebih tinggi, serta disesuaikan dengan kondisi riil di tengah masyarakat Kota Palangka Raya.

“Terlebih selama hampir 7 bulan ini kita terus bekerja keras menangani pandemi covid-19 bersama seluruh pihak,”sebutnya.

Adapun yang menjadi subjek pengaturan dalam perwali tersebut sambung Umi, yakni meliputi tiga hal. Pertama, bagi perseorangan diwajibkan melakukan 4M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan).

Kedua, bagi pelaku usaha diwajibkan untuk menyediakan sarana dan prasarana 4M bagi karyawan dan pengunjung yang datang. Serta ketiga bagi pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab dan fasilitas umum diwajibkan menyiapkan sarana dan prasarana 4M bagi karyawan dan pengunjung.

“Pelanggaran paling utama kita sasar adalah bagi yang tak memakai masker. Karena kita tahu, pemakaian masker adalah kunci pokok pertahanan dan pencegahan penyebaran covid-19,”urainya

Disampaikan Umi, target dari implementasi penegakan perwali, tidak lain adalah kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan bisa lebih meningkat dan jumlah kasus bisa ditekan. (MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here