Palangkaraya, Expos55.com. Dikutip dari website Dishub.palangkaraya.go.id, 5 Januari 2021  yang menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya secara rutin menarik retribusi pengguna bahu jalan yang ditujukan kepada para pedagang yang memanfaatkan tepi jalan untuk area parkir atau berjualan.

“Setiap aktivitas yang menggunakan badan dan bahu jalan atau merubah alih fungsi jalan tersebut, wajib membayar retribusi parkir sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Palangka Raya nomor 03 tahun 2018 tentang Retribusi Daerah,” kata Kepala Dinas Kota Palangka Raya Alman P. Pakpahan, SH, MH.

Lebih lanjut dikatakan Alman, Dishub akan melakukan upaya tata kelola parkir dalam rangka peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) untuk optimalisasi pembangunan Kota Cantik Palangka Raya secara berkelanjutan.

Ditemui di kantornya, Kamis (12/08/2021) Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya mengatakan, sebelum pandemi Covid-19 ada sekitar 300 tempat parkir yang sudah berijin dari Dishub, tetapi sekarang hanya tersisa kurang lebih 200 lokasi.

“Dulu sebelum pandemi Covid-19, ada sekitar 300 lokasi parkir resmi dari Dishub yang kebanyakan berada di warung makan atau restauran, namun sekarang hanya tersisa sekitar 200 lokasi disebabkan banyak tempat makan dan restauran yang tutup,” ucapnya.

Alman juga menegaskan, ijin parkir hanya dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan tetapi untuk pengelolaan dilakukan oleh pihak ketiga atau pemilik lokasi parkir.

“Sesuai dengan Perda,  penarikan retribusi parkir izinnya dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan,” tegasnya,” (Rizal/red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here