Palangka Raya Expos55.com Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah H. Noor Fahmi mendatangi Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Santo Aloysius yang terletak di komplek Kesukupan Palangka Raya Jalan Tjilik Riwut Km. 1, Senin (21/02/22). Kedatangan orang nomor satu di Kemenag Kalteng itu dalam rangka meresmikan penggunaan gedung seminari sekolah tersebut.

Pada kesempatan itu, Kakanwil H. Noor Fahmi mengatakan pemerintah melalui Kementerian Agama menyambut baik dan mendukung keberadaan satuan pendidikan formal bercirikan keagamaan Katolik, yang menjadi tempat pendidikan calon pastur, dan satu-satunya di Provinsi Kalimantan Tengah ini.

“Sebagai tempat kaderisasi calon pastur dan pembinaan umat katolik, tentu Kemenag sangat mendukung sekolah ini, baik itu melalui pembinaan maupun bantuan melalui Bimas Katolik, yang tentunya juga disesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” ucapnya.

Dengan dukungan semua pihak diharapkan SMAK St. Aloyisus dapat terus meningkatkan mutu kualitasnya, baik sarana prasarana (sarpras) maupun tenaga pendidik dan kependidikannya, sehingga bisa menjadi sekolah jenjang menengah atas yang menjadi kebanggan Kemenag dan Provinsi Kalteng.

Apalagi dengan sistem boarding school, tentu akan lebih efektif dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) karena sepanjang waktu berada didalam lingkungan sekolah.

Dengan mengantongi ijin pemerintah dan jumlah siswa hampir 100, ini merupakan awal yang baik bagi SMAK St. Aloysius untuk dapat bersaing dan bersanding dengan sekolah lain serta dalam berprestasi.

Kakanwil berharap SMAK dapat memberikan pelayanan pembinaan umat melalui pendidikan serta bisa mencetak generasi Katolik yang moderat dan taat kepada ajaran agamanya.

Selain meresmikan gedung seminari dengan penandatangan prasasti, kakanwil juga menyerahkan secara simbolis bantuan untuk sarpras sejumlah 100juta rupiah dan bantuan pendidikan sebesar 70juta rupiah kepada Kepala SMAK Pastur Romanus Romas dan Uskup Keuskupan Palangka Raya Pastur Sutrisna Atmaka.

Kepala SMAK St. Aloysius Ps. Romanus Romas menyampaikan terimakasih kepada pemerintah melalui Kemenag atas perhatian dan bantuanny dalam melengkapi fasilitas sarpras sehingga KBM di SMAK dapat berjalan dengan baik. Ia juga mengucapkan terimaskih atas kehadiran kakanwil yang akan menjadi penyemangat dan motivasi bagi warga SMAK.

“Mohon arahan dan bimbingan dari kakanwil agar sekolah ini terus berkembang dan mampu bersaing,” ucapnya.

Ia menuturkan sampai saat ini, SMAK sudah memasuki tahun ke-3, sejak berdiri 2019 lalu dengan berdasarkan SK. Menteri Agama Nomor 383 Tahun 2019, sehingga SMAK berada dibawah naungan Kemenag.

Saat ini SMAK menampung pesdik 96 orang yang berasal dari daerah-daerah di Kalteng dan Kalsel. Dengan demikian tahun ini baru ada penamatan angkatan I, dengan begitu SMAK sudah bisa melakukan proses akreditas karena sudah terpenuhi sarpras dan alumni.

Ia mengungkapkan, kendati masih baru, namun SMAK sudah bisa membanggakan, yakni ketika ANBK yang digelar Dinas Pendidikan dengan Edubrand, dimana saat tryout hari pertama dan kedua, SMAK St. Aloysius mampu masuk 10 besar diantara sekolah menengah lain yang sudah lama eksis.

SMAK ini berasarama putra dan putri, dimana sebagian pesdik putranya dididik menjadi calon pastur atau seminari yang gedungnya diresmikan kakanwil. Karena berada dalam 1 komplek, maka pihaknya berencana memindahkan asrama putra ke Jalan lingkar luar-Jalan DA Tawa.

Hadir pada saat itu, Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Kalteng Pujanto, Kepala Kantor Kemenag Kota Palangka Raya H. Nurwidiantoro beserta penyelenggara Katolik, Uskup Keuskupan Palangka Raya Ps. Aloysius Sutrisna Atmaka, ketua Yayasan Tahasak Danum Pambelum, pendidik dan tenaga kependidikan serta sebagian peserta didik SMAK St. Aloysius.
(Mulyadi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here