oBanjarmasin Expos55.com Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kementerian Agama Wilayah Kalsel menggelar Dialog Kebangsaan dan Keberagamaan dengan para pemuka lintas agama di Kalsel, Banjarmasin, Sabtu (11/12/2021).

Mengusung tema “Pengarusutamaan Moderasi Beragama untuk Keutuhan Bangsa”, Asisten Bidang Administrasi Umum, Adi Santoso mewakili Gubernur Kalsel, mengatakan Pemerintah Provinsi menyambut baik dialog tersebut, yang bertujuan untuk meluruskan radikalisme, eksplosifisme, dan ujaran kebencian yang berawal dari pemahaman ajaran agama yang keliru, dan tentunya dapat menyebabkan perpecahan di masyarakat.

“Dalam konteks inilah moderasi beragama atau tindakan mengurangi kekerasan dalam praktik beragama menjadi sangat penting untuk dijadikan sebagai cara pandang dalam hidup masyarakat beragama demi terjaganya keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Adi.

Sementara itu, Ketua FKUB Kalsel, Ilham Masykuri Hamdie, menilai perkembangan umat beragama saat ini memilki dua tarikan, di sisi satu bersifat radikal, sementara di sisi lain bersifat liberal.

“Oleh karena itu, melalui dialog moderasi beragama ini kami ingin melatakan pandangan umat beragama pada posisi tengah, tidak terlalu ke kanan maupun ke kiri. Jika kita terlalu ketat memahami agama, maka akan sering menyalahkan orang lain, sebaliknya kalau terlalu lemah juga akan bermasalah karena kita menyepelekan agama,” tutur Ilham.

Dia berharap, dialog tersebut mampu menumbuhkan sikap moderasi beragama pada setiap pemeluk agama di Indonesia khususnya di Kalsel, sehingga kerukunan antar umat beragama bisa terwujud.

Senada, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Tambrin mengatakan kerukunan antara umat beragama harus dijaga bersama, ditengah kemajemukan keberagaman agama yang ada di Indonesia.

“Dengan kemajemukan dan keberagaman agama di Indonesia kita harus memperkuat kerukunan hubungan umat beragama dengan cara saling menghormati satu dengan yang lainnya,” pungkas Tambrin.
(MC Kalsel/M.Said)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here