Palangka Raya Expos55.com Kepala Dinas PUPR Provinsi H. Shalahuddin, langsung melakukan rapat koordinasi internal dan menyiapkan tim untuk kesiapan pemantauan  dengan membuat sebanyak 15 posko atau titik pemantauan di lapangan Senin (20/12/2021) di seluruh wilayah Kalteng, untuk antisipasi potensi banjir dan longsor, dengan menyiapkan personil serta alat berat untuk penanganan emergency.

“Pelayanan dan pemantauan juga diarahkan untuk kondisi jalan, terutama di musim penghujan seperti saat ini di mana berpotensi terjadi angin kencang dan cuaca ekstrem lainnya.

Guna mengantisipasi hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng melakukan upaya kesiapsiagaan, antara lain dengan menyiapkan alat berat dan membentuk tim siaga kondisi jalan.

Mulai hari ini, tim ke poskonposko atau titik pantau di berbagai wilayah. Arahan Gubernur untuk memantau kondisi infrastruktur diberbagai wilayah,” ucap Shalahuddin.

Dikatakan Shalahuddin, pihaknya melaksanakan rapat dan membentuk tim siap siaga kondisi jalan menyambut Natal dan Tahun Baru. Untuk Posko induk, ditempatkan di Kantor Dinas PUPR Provinsi di Palangka Raya. Sementara 15 titik Posko yang dibangun, ditempatkan di seluruh wilayah Kalteng. Ini upaya pemerintah dalam membantu kesiapsiagaan menyambut Nataru (Natal dan TahunBaru) di wilayah Kalteng.

“Tim di posko induk standby dan memantau kondisi jalan di wilayah masing-masing, tim Posko di wilayah menyiapkan alat berat yang siap dioperasikan apabila ada hal yang harus ditangani dengan cepat.

Kita bersama-sama berdoa semoga pelaksanaan Nataru penuh khidmat dan berjalan dengan aman dan damai. Kami siapkan dan siagakan alat berat, mengantisipasi potensi seperti banjir, longsor, dan lainya, untuk kenyamanan masyarakat dalam menghadapi Nataru,” jelas Shalahuddin.

Ditambahkan Shalahuddin, dalam hal ini pihaknya berkoordinasi dengan Polda Kalteng terkait Posko pengamanan jalan, di samping berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan pihak Balai agar bantuan dan penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

“Pengamanan jalan ini di lintas jalan Provinsi yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila ada hal urgent yang harus ditangani dengan cepat, termasuk juga dengan pihak Dinas Perhubungan, BPBD, sehingga dapat sinergi dalam mengamankan Nataru, terutama terkait jalan,” sebut Shalahuddin.

Mengenai jalan Nasional, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Balai agar situasi jalan aman dan nyaman untuk dilalui.

“Kami sudah koordinasi dengan pihak Balai dalam hal pembangunan Posko kesiapsiagaan menyamhut Nataru ini,” imbuhnya.

Adapun sejumlah ruas jalan menjadi titik pemantauan satgas yang menjadi perhatian saat ini, antara lain Jalan Bukit Rawi, jalan arah Kurun dan Barito, serta Jalan Kotawaringin Lama dan Sampit.

Ruas Jalan Pangkalanbun-Kolam-Sukamara, ruas Jalan Simpang Kenawan-Riam Durian, ruas jalan Sampit Ujung Pandaran-Kuala Pembuang.

Ruas Jalan Pelantaran-Parenggean-Tumbang sangai-antang Kalang, ruas Jalan simpang Pundu-Tumbang Samba, ruas Jalan Provinsi Dalam Kota, ruas jalan Pulang Pisau-Pangkoh-Bahaur, ruas jalan Kuala Kapuas-Palingkau-Dadahup-Lamunti dan lainya, ruas Jalan Bukit Liti-Bawan-Kuala Kurun, ruas Jalan Kuala Kurun-Linau-Tumbang Jutuh.

Kemudian, ruas Jalan Patung-Hayaping- Bentot-Kambitin, ruas Jalan Simpang Patas-Tabak Kanilan, ruas Jalan Yos Sudarso-Jalan Sudirman (Puruk Cahu,Mura), dan ruas Jalan lingkar luar Muara Teweh.

“Pemprov terus berupaya untuk pemantauan ruas jalan guna melayani masyarakat kami siapkan, sehingga masyarakat dapat nyaman dalam beraktifitas, termasuk menerima informasi dari masyarakat,” tutup Shalahuddin.
(Kan/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here