Sampit Expos55.com Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah Hj Darmawati mengingatkan pemerintah kabupaten menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok untuk menghindari kenaikan yang biasanya terjadi saat akhir tahun seperti sekarang.

“Kita tidak bisa hanya beralasan bahwa kenaikan harga kebutuhan itu karena hukum pasar. Pemerintah daerah harus turun tangan mengantisipasinya. Setidaknya meminimalisasi kenaikan tersebut agar tidak sampai membebani masyarakat,” kata Darmawati di Sampit, Selasa.

Harga kebutuhan pokok sering mengalami kenaikan saat momen-momen hari besar keagamaan, diantaranya saat akhir tahun. Pemicunya biasanya adalah meningkatnya permintaan saat perayaan Natal dan tahun baru.

Pemerintah daerah diharapkan melakukan langkah-langkah untuk mencegah kenaikan harga yang tidak wajar. Kenaikan harga yang terlalu tinggi dipastikan akan membebani masyarakat.

Menurut politisi Partai Golkar ini, langkah yang bisa dilakukan pemerintah daerah adalah berkoordinasi dengan agen atau pedagang-pedagang besar. Tujuannya untuk memastikan bahwa stok barang agar mencukupi hingga awal tahun, khususnya barang kebutuhan yang tidak murah rusak seperti beras, minyak goreng, gula dan lainnya.

Jika stok cukup, Darmawati yakin kenaikan harga bisa ditekan. Setidaknya jika terjadi kenaikan pun, persentasenya tidak terlalu tinggi dan tidak sampai membebani masyarakat.

Antisipasi ini wajib dilakukan karena pasokan sebagian kebutuhan pokok di Kotawaringin Timur didatangkan dari luar daerah, khususnya Pulau Jawa. Banyak faktor yang bisa saja memicu kenaikan harga jika tidak diantisipasi sejak dini.

Untuk itulah dia mengingatkan pemerintah daerah sejak jauh hari mengantisipasi ini. Dinas Perdagangan dan Perindustrian diminta turun ke lapangan berkoordinasi untuk memastikan stok bahan kebutuhan pokok akan mencukupi hingga awal tahun nanti.

“Stabilitas harga ini harus dijaga. Apalagi saat ini pandemi COVID-19 masih terjadi dan berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Jangan sampai terjadi kenaikan tinggi harga kebutuhan pokok yang bisa membebani masyarakat kita,” ujar Darmawati.

Darmawati juga meminta pemerintah kabupaten lebih serius dalam menjalankan program pemulihan ekonomi. Harapannya ekonomi masyarakat bisa kembali bangkit di tengah pandemi COVID-19 yang belum bisa dipastikan akan berakhir.
(antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here