Expos55.com Palangka Raya – Sejak 20 September 2021, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya telah mengeluarkan imbauan larangan parkir untuk kawasan Jalan S Parman (sepanjang Taman Pasuk Kameloh – Tugu Soekarno). Kawasan parkir hanya diperbolehkan di kawasan sekitaran Jalan Brigjen Katamso.

“Tentu kami mendukung kebijakan yang diambil oleh pemerintah kota melalui Dishub. Tertatanya area parkir yang representatif, maka akan mampu berkontribusi pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari retribusi parkir,”kata Wakil Ketua I Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Susi Idawati, Selasa (28/9/2021).

Menurutnya, aturan larangan parkir pada kawasan Tugu Soekarno dan Taman Pasuk Kameloh tersebut cukup tepat. Sebab, dengan dipindahnya area parkir ke kawasan Jalan Brigjen Katamso, maka kondisi parkir akan lebih tertata.

Disisi lain kata dia, sudah semestinya aturan parkir harus diatur dan diarahkan sedemikian rupa, sehingga pemerintah akan mendapatkan manfaat melalui PAD yang dipergunakan untuk pembangunan, perbaikan dan pemeliharaan.

Sisi positif lainnya lanjut srikandi Partai NasDem ini, dengan adanya penataan kawasan parkir yang resmi, maka akan turut membantu menghindari tumbuhnya parkir-parkir ilegal yang akan menyebabkan kebocoran PAD. Sebab kerugian negara yang ditimbulkan akibat parkir. Ilegal akan berdampak terhambatnya pembangunan daerah.

“Dengan parkir yang tertata baik secara resmi, maka pemerintah dapat meraih PAD yang dihasilkan sektor tersebut. Sehingga kesadaran masyarakat untuk menyikapi positif aturan yang dibuat oleh pemerintah juga diperlukan,”beber Susi.

Sementara salah satu hal yang turut menjadi pertimbangan dirinya untuk mendukung kebijakan tersebut ungkap Susi, yakni tidak lain adalah faktor keselamatan pengguna jalan.

Terlebih kawasan Tugu Soekarno benar-benar dekat dengan posisi traffic light, yang sangat berpotensi menimbulkan kemacetan arus lalu lintas, dan menimbulkan bahaya apabila masih tetap digunakan sebagai lahan parkir.

“Larangan parkir harus disadari dan dimengerti oleh masyarakat, hal itu semua demi kepentingan umum serta kelancaran arus lalu lintas,”tutup Susi. (MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here