expos55.com, Palangka Raya – Upaya Pemerintah Kota Palangka Raya dalam mengelola sampah semakin maju dan progresif. Ini dibuktikan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya dengan digandengnya PT Mountras Avatar Indonesia Jakarta untuk mewujudkan 50 Bank Sampah Digital. Kerjasama ini merupakan yang pertama di Kalimantan Tengah, dikarenakan masih dalam situasi pandemi, maka peresmiannya dilakukan hari ini secara virtual, Jumat (6/8/2021).

Dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya Dra. Hera Nugrahayu, M.Si dan para Ketua Bank Sampah yang sudah dibentuk. Dalam sambutannya Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya ini menekankan pentingnya inovasi dan komitmen bersama dalam pengelolaan sampah yang efektif, sehingga secara signifikan dapat mengurangi timbulan sampah sekaligus memberikan nilai tambah melalui transaksi jual beli hasil pilah sampah di Bank Sampah.

Menurut Achmad Zaini Kadis Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, launching Bank Sampah Digital ini merupakan suatu langkah maju di tengah semakin berkembangnya era digital seperti sekarang ini. Ini menjadi jawaban bagi masyarakat, yang dulunya masih enggan menjadi anggota Bank Sampah karena alasan malas mengantarkan sampahnya, lewat Bank Sampah digital ini masyarakat didekatkan dengan kemudahan dan kecepatan, harga yang pasti dan langsung diketahui melalui aplikasi yang dapat didownload secara gratis. Kemudahan lain hasil pilah sampah yang akan disetor, diambil langsung ke rumah oleh petugas Bank Sampah. Program bank sampah digital ini dalam koridor mewujudkan Kota Palangka Raya yang Cantik Barasih dan salah satu wujud dari Misi pembangunan Kota Palangka Raya yaitu Smart Environment.

Pembentukan dan operasionalisasi 50 Bank Sampah digital ini adalah bagian dari implementasi proyek perubahan jangka pendek pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan VIII Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya. Dengan menjadi nasabah bank sampah, diharapkan semua masyarakat akan terlibat langsung melalui gerakan bersama dalam mengurangi sampah dari sumbernya.

“Kita akan terus mengembangkan Bank sampah digital ini, karena dapat mengedukasi masyarakat dan juga mampu menambah penghasilan masyarakat ditengah masa pendemi Covid 19 ini,” ucap Achmad Zaini.

 

Sumber : MC. Isen Mulang/Usep/wspd

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here